Virus Korona Mengkhawatirkan, Rupiah Melemah ke Rp13.671/USD

    Angga Bratadharma - 03 Februari 2020 08:39 WIB
    Virus Korona Mengkhawatirkan, Rupiah Melemah ke Rp13.671/USD
    Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Senin pagi atau di awal pekan memperlihatkan kinerja buruk dibandingkan dengan penutupan sore di akhir pekan lalu. Virus korona yang tengah merebak dan kian mengkhawatirkan masih menganggu pasar keuangan global, termasuk mata uang Garuda.

    Mengutip Bloomberg, Senin, 3 Februari 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka melemah ke Rp13.671 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak  di kisaran Rp13.671 hingga Rp13.696 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.507 per USD.

    Sementara itu, korban tewas wabah virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) melonjak menjadi 360 orang per hari ini, Senin 3 Februari 2020. Angka ini melampaui kematian akibat penyakit Sindrom Pernapasan Akut Berat (SARS) di pulau utama Tiongkok pada periode 2002-2003.
     
    Data terbaru disampaikan usai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan kematian perdana virus korona di luar Tiongkok, yakni di Filipina. Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mencatat ada 56 kematian baru di provinsi Hubei pada hari ini. Hubei merupakan provinsi tempat berdirinya Wuhan, kota pusat penyebaran virus korona nCoV.

    Tiongkok telah menutup rapat Wuhan dan beberapa kota lainnya, termasuk yang terbaru Wenzhou pada Minggu kemarin. Seluruh akses jalan menuju Wenzhou ditutup rapat, dan warga setempat diminta tetap berada di rumah.
     
    Sejak muncul akhir tahun lalu, virus korona nCoV telah menginfeksi lebih dari 16.400 orang di seantero Tiongkok. Virus ini juga telah mencapai sedikitnya 24 negara.
     
    Negara anggota G7 -Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat- telah melaporkan kemunculan virus korona nCoV. Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn mengatakan, G7 akan mendiskusikan respons gabungan mengenai wabah ini.

    Sebagian besar infeksi di luar Tiongkok terdeteksi pada orang yang pernah pergi ke Wuhan, kota dengan total populasi 11 juta jiwa. Pasien di Filipina yang meninggal akibat korona diketahui sebagai seorang pria yang telah mengunjungi Kota Wuhan.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id