• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

 ihsg    ipo  

IHSG Bergejolak, Calon Emiten Tunda IPO

Dian Ihsan Siregar - 16 Mei 2018 18:47 wib
Ilustrasi. (Foto: Antara/Akbar Nugroho).
Ilustrasi. (Foto: Antara/Akbar Nugroho).

Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergerus beberapa waktu belakangan ini. ‎Indeks sempat tertekan 1,40 persen atau setara 81,47 poin ke posisi 5.756,19. Padahal pembukaan perdagangan tadi pagi tidak terlalu dalam hanya ke posisi 5.787.

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat,‎ indeks yang sempat mengalami penyusutan, memberikan dampak negatif bagi pasar modal Indonesia. Karena, ada beberapa perusahaan yang menunda pencatatan saham (IPO) di bursa.

Dia menuturkan perusahaan yang ingin menunda IPO terdiri dari PT Harvest Time, PT Artajasa Pembayaran Elektronis, dan PT Wahana Vinyl Nusantara (Rucika). "Itu (tiga perusahaan) yang lain belum ada, iya (tunda IPO)," kata Samsul,‎ ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Samsul mengungkapkan ketiga perusahaan mempunyai alasan berbeda-beda untuk menunda IPO, tapi salah satunya karena pasar saham yang sedang bergejolak.

Walaupun demikian, Samsul mengaku, kondisi pasar yang tengah bergejolak saat ini masih lebih baik, bila dibanding kondisi di 2014-2015. Pada 2014, ada sebanyak 10 perusahaan yang menunda IPO.

"Saya kira belum sejauh itu. Bayangan saya tidak ‎sejauh itu, karena kalau lihat kekuatan di market sekarang, penurunan diimbangi dengan masuknya investor yang masuk untuk ambil saham-saham yang turun," terang dia.

Adanya gejolak di pasar belakangan ini, dia berharap tidak memberikan dampak ke perusahaan lain untuk menunda IPO. Lantaran, proses IPO tidak terbilang mudah.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi, karena prosesnya panjang.‎ Proses persiapannya tidak tahun ini, mungkin satu sampai dua tahun lalu," tukas Samsul.

 


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.