SMF Terbitkan Obligasi PUB IV Tahap III-2018 Senilai Rp2 Triliun

    Eko Nordiansyah - 21 Februari 2018 10:33 WIB
    SMF Terbitkan Obligasi PUB IV Tahap III-2018 Senilai Rp2 Triliun
    ?SMF Terbitkan Obligasi PUB IV Tahap III-2018 Senilai Rp2 Triliun. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
    Jakarta: PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menerbitkan obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV tahap III Tahun 2018 senilai Rp2 triliun dengan rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari PUB IV yang diupayakan SMF dalam menghimpun dana dengan target sebesar Rp12 triliun.

    Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan minat investor untuk berinvestasi pada surat utang SMF cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dengan adanya kelebihan permintaan (oversubscribe), di mana pada saat bookbuilding untuk obligasi PUB IV tahap III melebihi target yaitu mencapai Rp4 triliun.

    "Namun yang kami ambil hanya sebesar Rp2 triliun sesuai target awal penerbitan," kata Ananta dalam Seremonial Pencatatan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV SMF Tahap III Tahun 2018, di Gedung Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Rabu, 21 Februari 2018.

    Obligasi tersebut terdiri dari tiga seri, yaitu Seri A sebesar Rp1 triliun dengan bunga tetap enam persen dan jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi. Sedangkan untuk Seri B sebesar Rp800 miliar dengan bunga 6,85 persen denga jangka waktu tiga tahun, dan Seri C sebesar Rp200 miliar dengan bunga 6,95 persen berjangka waktu lima tahun.

    Obligasi tersebut telah memenuhi kriteria instrumen bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 36/POJK.05/2016, Tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/PCJK.05/2016 Tentang Investasi Surat Berharga Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank.

    Dana yang diperoleh dari obligasi ini, rencananya akan digunakan untuk memberikan pinjaman kepada penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Menurut Ananta, penerbitan obligasi ini merupakan bentuk komitmen dari SMF sebagai penyedia likuiditas jangka menengah panjang bagi penyalur KPR.

    "Penerbitan obligasi SMF ini bertujuan untuk mendukung Program Satu Juta Rumah, melalui penyaluran pinjaman (refinancing atas KPR). Ini merupakan bentuk dukungan kami untuk memperluas akses ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia," jelas dia.

    Dirinya menambahkan, terkait penerbitan obligasi berikutnya direncanakan akan diterbitkan pada kuartal II-2018 dengan nominal penerbitan disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas SMF. Pada tahun lalu, SMF menyalurkan dana dari pasar modal kepada penyalur KPR mencapai Rp35,63 triliun.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id