Perdagangan Pagi, Rupiah dan IHSG Kompak Dibuka Tertekan

    Angga Bratadharma - 22 Mei 2019 09:04 WIB
    Perdagangan Pagi, Rupiah dan IHSG Kompak Dibuka Tertekan
    Ilustrasi (MI/SUSANTO)
    Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi terpantau melemah dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.480 per USD. Rupiah belum mampu menguat di tengah protes rilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait hasil penghitungan Pilpres 2019.

    Mengutip Bloomberg, Rabu, 22 Mei 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke Rp14.488 per USD. Sedangkan nilai tukar rupiah di pagi ini bergerak di kisaran Rp14.488 per USD. Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.271 per USD.

    Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu pagi dibuka melemah sebanyak 2,99 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 5.948. Sedangkan LQ45 tertekan sebanyak 0,89 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 924 dan JII melemah sebanyak 0,61 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 624.

    Sementara itu, kurs USD menguat atau melesat pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor mencerna data ekonomi terbaru serta komentar dari pejabat bank sentral. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,13 persen pada 98,0631 pada akhir perdagangan.

    Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1157 dibandingkan dengan USD1,1168 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2705 dibandingkan dengan USD1,2726 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,6881 dibandingkan dengan USD0,6905.

    Sementara itu, dolar AS dibeli 110,62 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 109,97 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian dolar AS naik ke 1,0113 franc Swiss dibandingkan dengan 1,0083 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3404 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3431 dolar Kanada.

    Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 197,43 poin atau 0,77 persen menjadi 25.877,33. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 24,13 poin atau 0,85 persen menjadi 2.864,36. Indeks Nasdaq Composite naik 83,35 poin atau 1,08 persen menjadi 7.785,72.

    Sebanyak 10 dari 11 sektor S&P 500 utama ditutup lebih tinggi, dengan layanan teknologi dan komunikasi masing-masing naik sebanyak 1,20 persen dan 0,96 persen, di antara kelompok-kelompok dengan kinerja terbaik. Namun, kebutuhan pokok konsumen turun sebanyak 0,31 persen.

    Saham terkait teknologi dipicu oleh berita bahwa Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) mengeluarkan lisensi sementara 90 hari melonggarkan pembatasan pada kesepakatan bisnis dengan raksasa telekomunikasi Tiongkok, Huawei. Kondisi ini akhirnya memberikan tekanan terhadap gerak saham teknologi di pasar saham AS.

    Di sisi ekonomi, National Association of Realtors mengatakan, penjualan rumah yang ada di AS menurun untuk bulan kedua berturut-turut pada April, atau pada kecepatan yang jauh lebih lambat. AS berharap kondisi ini bisa mengalami perbaikan di masa-masa yang akan datang.

    Total penjualan rumah yang ada, transaksi yang diselesaikan dan mencakup rumah keluarga tunggal, townhome, kondominium, dan koperasi, turun sebanyak 0,4 persen dari Maret ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,19 juta pada April.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id