Potensi Gagal Bayar Bikin Saham Jababeka Anjlok

    Annisa ayu artanti - 08 Juli 2019 15:21 WIB
    Potensi Gagal Bayar Bikin Saham Jababeka Anjlok
    Ilustrasi - - Foto: dok MI
    Jakarta: Harga saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) merosot 4,4 persen pada perdagangan hari ini, Senin, 8 Juli 2019. Anjloknya saham Jababeka akibat potensi gagal bayar atas notes atau surat utang yang diterbitkan anak perusahaan.

    Mengutip pergerakan saham di laman BEI, dari sesi perdagangan I pergerakan saham KIJA melemah. Hingga pukul 13.27 WIB posisi saham KIJA amblas 4,4 persen atau 14 poin ke level Rp304 per saham.

    Pada posisi itu saham KIJA ditransaksikan sebanyak 27,05 juta lembar saham. Adapun nilai transaksinya mencapai Rp8,09 miliar. Meski demikian, secara year to date (YTD) saham KIJA masih naik 10,14 persen.

    Dalam keterbukaan informasi, Manajeman Jababeka menyampaikan bahwa potensi gagal bayar tersebut terjadi karena perubahan susunan pengurus perusahaan.

    Dengan adanya perubahan pengendalian dalam manajemen perseroan, maka Jababeka diwajibkan untuk memberi penawaran pembelian kepada pemegang notes dengan harga 101 persen dari nilai pokok notes sebesar USD300 juta dan ditambah kewajiban bunga.

    "Dalam hal perseroan tidak mampu melaksanakan penawaran pembelian tersebut, maka perseroan/Jababeka International B.V akan berada dalam keadaan lalai atau default," jelas Manajemen Jajabeka.

    Kondisi lalai atau default tersebut mengakibatkan perseroan atau anak-anak perusahaan perseroan lainnya menjadi dalam keadaan lalai atau default terhadap masing-masing kreditur.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id