IHSG Perdagangan Pagi Unjuk Gigi

    Angga Bratadharma - 05 Februari 2020 09:13 WIB
    IHSG Perdagangan Pagi Unjuk Gigi
    Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
    Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu pagi terpantau bergerak di zona hijau. IHSG berhasil memperkuat posisi di area tersebut sejalan dengan usaha Tiongkok yang menekan penyebaran virus korona, terutama upaya bank sentral Tiongkok yang memberikan stimulus dari sisi kebijakan moneter.

    IHSG Rabu, 5 Februari 2020, perdagangan pagi dibuka menanjak sebanyak 40,84 poin atau setara 0,7 persen ke posisi 5.963. Sedangkan LQ45 terpantau menguat sebanyak 8,21 poin atau setara 0,9 persen ke posisi 973, dan JII tercatat melesat 3,60  poin atau setara 0,6 persen ke posisi 643.

    Pagi ini seluruh sektor kompak berbaris di zona hijau. Sektor keuangan menguat sebanyak 13,98 poin, sektor pertambangan menanjak sebanyak 12,49 poin, sektor manufaktur naik 5,41 pin, sektor infrastruktur menguat 4,85 poin, dan sektor perdagangan menanjak 3,31 poin.

    Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 237 juta lembar saham senilai Rp330 miliar. Sebanyak 195 saham terpantau menguat, sebanyak 38 saham terlihat melemah, sebanyak 107 saham tidak berubah, dan sebanyak 445 saham tidak mengalami perdagangan.

    Di sisi lain, indeks Nasdaq mencapai rekor tertinggi dan S&P 500 membukukan kenaikan satu hari terbesar dalam sekitar enam bulan pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu terjadi karena meredanya kekhawatiran akan dampak ekonomi yang besar dari wabah virus korona setelah bank sentral Tiongkok melakukan intervensi.

    Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 407,82 poin atau 1,44 persen menjadi 28.807,63 poin. Indeks S&P 500 naik 48,67 poin atau 1,50 persen menjadi 3.297,59. Indeks Komposit Nasdaq berakhir melonjak 194,57 atau 2,10 persen menjadi 9.467,97.

    Saham-saham teknologi memimpin kenaikan di antara sektor S&P 500, menguat 2,6 persen. Saham perusahaan cip, yang terutama memiliki eksposur ke Tiongkok, melonjak, dengan indeks Philadelphia Semiconductor terangkat 3,1 persen. Saham Alphabet Inc jatuh 2,5 persen, setelah induk perusahaan Google itu membukukan penurunan pendapatan.

    Musim laporan laba kuartal keempat kira-kira setengahnya sudah dilakukan, dengan perusahaan-perusahaan S&P 500 diperkirakan akan mencatat kenaikan laba sebesar 1,6 persen pada periode tersebut, menurut data IBES dari Refinitiv. Namun, laba pada 2020 diperkirakan akan naik 8,7 persen.
     



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id