comscore

Saham PGAS dan UNVR Positif di Tengah Momen Pemulihan Ekonomi

Husen Miftahudin - 20 Mei 2022 16:26 WIB
Saham PGAS dan UNVR Positif di Tengah Momen Pemulihan Ekonomi
IHSG. Foto : MI.
Jakarta: Memasuki fase pemulihan (recovery) perekonomian pascadua tahun pandemi covid-19, saham-saham dengan fundamental positif menjadi pilihan utama investor. Hal ini menjadi bagian dari sentimen positif selain faktor kinerja masing-masing perusahaan, seperti tercermin pada PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Unilever Tbk (UNVR).

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta mengatakan, ketika pandemi akibat covid-19 terjadi pada 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan akibat koreksi yang terjadi pada banyak saham termasuk emiten unggulan.
"Namun masih banyak investor yang memanfaatkan penurunan tersebut untuk buy on weaknesss," ungkapnya seperti dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 20 Mei 2022.

Setelah program vaksinasi massal berjalan, pemulihan ekonomi mulai terjadi. "Kenaikan vaksinasi dan pemulihan ekonomi membuat IHSG perlahan naik, dibarengi dengan kinerja pergerakan saham berkapitalisasi besar terutama dari emiten LQ45," sambungnya.

Menurutnya, pemulihan ekonomi selanjutnya mendorong kinerja perusahaan-perusahaan dengan fundamental kuat menjadi kembali positif. "Momentum ini kemudian dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder ini. Kinerja kuartal I-2022 misalnya PGAS menunjukkan hasil yang positif, sedangkan untuk UNVR adanya efisiensi biaya membuat adanya apresiasi atau peningkatan fundamental saham tersebut," ujar Nafan.

Sejalan dengan itu, faktor fundamental perekonomian makro yang positif juga turut mendukung kinerja saham-saham fundamentalis seperti UNVR dan PGAS. Terutama neraca dagang Indonesia yang realisasinya lebih positif di atas prediksi pasar karena didukung tingginya harga komoditas.

"Industri juga masih tumbuh tercermin dari indeks pembelian industri (Purchasing Manager Index/PMI), serta Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih optimistis. Pemulihan ekonomi indonesia juga katalis positif bagi kedua saham tersebut. Kinerja keuangan yang baik dan selama GCG juga terukur bisa diapresiasi oleh investor," paparnya.

Dilansir melalui informasi keterbukaan PGAS, pada kuartal I-2022, PGAS mencatatkan laba bersih senilai USD118,5 juta atau sekitar Rp1,7 triliun. Jumlah ini melesat 92,68 persen dibandingkan USD61,5 juta pada kuartal I-2021.

Kenaikan laba bersih sejalan dengan pertumbuhan pendapatan PGAS yang mencapai USD836,9 juta pada kuartal I-2022. Terjadi kenaikan sebesar 14,15 persen dibandingkan USD733,15 juta pada periode sama tahun sebelumnya.

Begitu juga UNVR yang penjualan bersihnya naik 5,8 persen menjadi Rp10,8 triliun pada kuartal I-2022. Laba bersih perusahaan consumer ini juga tercatat positif dengan kenaikan mencapai 19 persen menjadi sebesar Rp2 triliun pada tiga bulan di awal 2022.

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, generasi muda mendominasi penambahan jumlah investor baru pada 2021 lebih cenderung memilih saham dengan fundamental positif. Adapun hingga akhir kuartal I-2022, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 8,3 juta atau meningkat 12,13 persen dari posisi akhir 2021.

"Anak muda semakin cerdas dalam menentukan investasinya, termasuk investasi pasar modal. Sektor industri yang sahamnya banyak dimiliki oleh anak muda rata-rata memiliki nilai kapitalisasi yang besar, sehingga faktor fundamental menjadi pertimbangan anak muda dalam menentukan saham pilihannya," pungkas dia.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id