• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Rupiah Diprediksi Rp14.600/USD hingga Akhir Tahun

Eko Nordiansyah - 12 Juli 2018 20:14 wib
Ilustrasi. (Foto: MI/Rommy Pujianto).
Ilustrasi. (Foto: MI/Rommy Pujianto).

Singapura: DBS Group memprediksi mata uang rupiah akan melemah hingga Rp14.600 per dolar Amerika Serikat (AS) sampai akhir tahun. Pelemahan rupiah disebabkan oleh penguatan dolar AS yang terjadi terhadap hampir seluruh mata uang di dunia.

"Kenaikan dolar AS, yang akan melanjutkan penguatan sehingga akan berdampak pada mata uang masing-masing negara Asia," kata Vice President Group Research DBS Joanne Goh di DBS Marina Bay Financial Centre, Singapura, Kamis, 12 Juli 2018.

Head Group Research Indonesia DBS Maynard Arif menambahkan, langkah Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga hanya sedikit menahan pelemahan rupiah. Namun jika rupiah melanjutkan pelemahan, bank sentral diprediksi bakal menaikan suku bunga lagi.

Bahkan sampai dengan akhir tahun BI diprediksi menaikkan suku bunga acuan hingga 50 basis poin (bps) lagi. Selama dua bulan terakhir ini BI sudah tiga kali menaikan suku bunga BI 7 day reverse repo rate dengan total 100 bps menjadi 5,25 persen.

"Sebetulnya masalahnya policy rate dari BI itu kan pelemahan rupiah, bukan karena kita punya inflasi. Jadi kita melihatnya sesuai dengan nanti kapan jadwal Fed yang akan naik. So the next Fed mungkin Agustus atau September, nanti kita lihat," jelas dia.

Hari ini pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berbalik menguat dibandingkan perdagangan pagi. Dilansir Bloomberg, rupiah ditutup ke Rp14.390 per USD dibandingkan sebelumnya yang berada di level Rp14.445 per USD. Rupiah terpantau menguat hingga mencapai lima poin atau setara 0,03 persen.

Sementara mengutip data Yahoo Finance, nilai tukar rupiah sore ini ditutup melemah ke level Rp14.385 per USD hingga lima poin atau setara 0,03 persen. Sedangkan berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah berada di level Rp14.435 per USD.


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.