BEI Klaim Sudah Awasi Pergerakan Saham Gorengan

    Annisa ayu artanti - 02 Januari 2020 19:23 WIB
    BEI Klaim Sudah Awasi Pergerakan Saham Gorengan
    BEI. Foto : MI/ADAM DWI.
    Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) mengklaim telah melakukan pengawasan terhadap beberapa saham-saham yang terindikasi sebagai saham gorengan.

    Hal itu dikatakan Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menanggapi permintaan Presiden Joko Widodo untuk membersihkan saham-saham gorengan. Hasan juga menyebut pihaknya telah memiliki tim khusus yang bekerja mengawasi saham-saham gorengan tersebut.

    "Kami di bursa punya direktorat khusus untuk pengawasan transaksi demikian juga otoritas kita di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) punya deputi komisioner departemen dan direktur yang khusus mengawasi transaksi," kata Hasan di Gedung BEI, Jakarta, Kamis, 2 Januari 2020.

    Hasan menjelaskan, dari segi pencegahan, BEI juga telah melakukan seleksi kepada perusahaan-perusahaan yang akan tercatat di bursa sehingga emiten yang terdaftar di bursa nantinya bukan emiten abal-abal.

    Bursa juga telah melakukan seleksi dari sisi kelengkapan administrasi, kecakapan kapasitas, kemampuan pengembangan usaha, dan tata kelola perusahaan. Sementara untuk mengawasi perusahaan yang telah melantai di bursa, Hasan menambahkan bursa memiliki pengawasan transaksi melalui smart system.

    Jika ada indikasi pelanggaran di pasar, bursa akan menyampaikan ke publik agar ada public expose sejak awal kalau ada Unusual Market Activity (UMA).

    "Lebih jauh lagi, kalau berkelanjutan kami suspensi satu sesi, satu hari, satu hingga dua minggu, dan seterusnya. Sampai investor dapat info yang sama dan dari sumber awalnya, yaitu manajemen dari perusahaan publik," jelas dia.

    Di sisi lain, Hasan juga menambahkan selama empat bulan terakhir BEI dan OJK juga telah melakukan penegakan hukum lain seperti menindak tegas emiten-emiten yang memanipulasi laporan keuangan dan beberapa perusahaan publik yang membingungkan kebijakan dan strategi investor.

    "Dengan adanya pesan Presiden akan jadi pegangan kami untuk terus menjaga secara preventif agar praktek ini tidak terjadi," tukas dia.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id