Bank Mantap Catatkan Obligasi Rp1 Triliun dalam PUB Tahap I

    Husen Miftahudin - 27 November 2019 16:03 WIB
    Bank Mantap Catatkan Obligasi Rp1 Triliun dalam PUB Tahap I
    Ilustrasi. FOTO: dok MI.
    Jakarta: Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap mencatatkan obligasi perdana sebesar Rp1 triliun yang merupakan Penerbitan Umum Berkelanjutan (PUB) Tahap I-2019 dengan empat perusahaan penjamin emisi yakni Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, dan Danareksa Sekuritas.

    Dalam penerbitan obligasi tahap satu ini, Bank Mantap mencatatkan permintaan sebesar Rp2,8 triliun atau 2,8 kali melebihi target yang diharapkan dari para investor.

    Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi mengatakan jumlah emisi dalam dua seri obligasi PUB Tahap I yang ditawarkan, Seri A dengan kupon 7,90 persen bertenor tiga tahun memiliki nilai emisi Rp700 miliar. Sedangkan Seri B dengan kupon 8,20 persen bertenor lima tahun memiliki nilai emisi Rp300 miliar.

    "Para investor pemegang obligasi ini akan mendapatkan pembayaran kupon pertamanya pada 20 Februari 2020 untuk Seri A dan 26 Februari 2020 untuk Seri B, selanjutnya Bank Mantap secara rutin membayar kupon tiap triwulan sekali. Pada PUB tahap I ini komposisi emisi yang dimiliki oleh investor institusi sebesar 99 persen dan investor ritel sebesar satu persen," ujar Nurkholis dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 27 November 2019.

    Direktur Bank Mantap Paulus Endra S menambahkan obligasi tersebut nantinya akan digunakan dalam mendukung ekspansi bisnis perseroan, khususnya penyaluran kredit dengan target indikatif akhir 2019 sebesar Rp20,46 triliun atau tumbuh 31,9 persen secara year on year (yoy). Pada posisi akhir Oktober 2019 baki debet kredit diharapkan mencapai Rp19,47 triliun.

    "Secara segmentasi perseroan terus meningkatkan penyaluran kredit ke seluruh bisnis dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen pensiunan yang mencapai 37,4 persen menjadi Rp18,14 triliun pada akhir Oktober 2019. Diharapkan penyaluran kredit tersebut menjadi mesin utama perseroan dalam memperoleh laba di akhir tahun dengan proyeksi sebesar Rp400 miliar atau meningkat sekitar 22 persen secara yoy," jelas Endra.

    Bank Mantap merupakan perusahaan sinergi antara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali. Pergantian nama tersebut seiring keluarnya izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 23 Desember 2017.

    Sampai akhir Oktober 2019 total aset yang dimiliki Bank Mantap sebesar Rp25,08 triliun atau tumbuh 35,2 persen, sedangkan posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp19,16 triliun atau tumbuh sampai dengan 36,6 persen. Untuk penyaluran kredit sebanyak Rp19,47 triliun atau meningkat 31,9 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp351,6 miliar atau tumbuh 21 persen dari periode tahun sebelumnya.

    Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 318 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id