Rupiah Masih Dibayangi Korona

    Antara - 26 Februari 2020 10:56 WIB
    Rupiah Masih Dibayangi Korona
    Ilustrasi. Foto: AFP.
    Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi melemah seiring kekhawatiran pasar terhadap meluasnya penyebaran virus korona baru atau Covid-19.

    Pada pukul 09.43 WIB, rupiah bergerak melemah 23 poin atau 0,17 persen menjadi Rp13.910 per USD dari sebelumnya Rp13.887 per USD.

    "Dalam perdagangan hari ini kemungkinan rupiah masih akan melemah," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 26 Februari 2020.

    Kondisi global akibat virus Covid-19 yang terus berkembang dinilai akan membuat permintaan terhadap produk Indonesia pun bakal berkurang signifikan. Sedangkan dari sisi ekspor, serangan virus Covid-19 juga akan dirasakan dari sisi investasi dan pariwisata.

    Ibrahim memprediksi rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp13.835 per USD hingga Rp13.935 per USD.

    Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston mengatakan pelemahan rupiah pada awal pekan ini disebabkan oleh sentimen negatif dari peringatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai wabah virus Covid-19.

    WHO memperingatkan kemungkinan meningkatnya status wabah virus Covid-19 dari epidemi menjadi pandemi alias wabah penyakit yang menyebar luas ke seluruh dunia.

    "Peringatan tersebut meningkatkan kemungkinan masalah virus korona membesar, sehingga menambah kekhawatiran pasar pada hari ini. Rupiah dan aset berisiko lainnya bisa tertekan lagi hari ini," ujar Ariston.

    Ariston memprediksi rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp13.870 per USD hingga Rp13.950 per USD.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id