Tiga Saham Cemerlang Berkat Kesepakatan Perang Dagang

    Annisa ayu artanti - 16 Desember 2019 14:35 WIB
    Tiga Saham Cemerlang Berkat Kesepakatan Perang Dagang
    Ilustrasi. Foto: dok MI.
    Jakarta: Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus memprediksi saham-saham sektor kesehatan, infrastruktur, dan perbankan merupakan saham yang cemerlang menjelang akhir tahun.

    Nico menjelaskan menjelang akhir tahun akhirnya terbentuk kesepakatan perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok yang sebelumnya menjadi sentimen terbesar pasar. Hal itu berdampak positif bagi kinerja beberapa sektor saham.

    "Cuma yang paling bagus ada kesehatan, infrastruktur, dan perbankan," kata Nico kepada Medcom.id, Senin, 16 Desember 2019.

    Nico menjelaskan, sejauh ini hambatan ekonomi terbesar adalah perang dagang antara dua negara ekonomi terbesar tersebut dan brexit.

    Amerika Serikat dan Tiongkok akhirnya menyepakati teks kesepakatan perdagangan fase pertama yang mencakup penghapusan tarif barang barang dari Tiongkok secara bertahap.

    Wakil Menteri Perdagangan Wang Shouwen juga mengatakan, bahwa beberapa pungutan tarif akan mulai dikurangi dan pembicaraan mengenai fase kedua akan segera dimulai.

    "Nah, sejauh ini semuanya sudah usai. Tentu hal ini menjadi salah satu yang baik, karena ketidakpastian telah hilang semuanya," ucap dia.

    Sementara itu, prediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga akhir tahun, Nico memprediksi tidak akan lebih dari 6.300. Angka tersebut cukup moderat melihat situasi dan kondisi terkini.

    "6.300 saja sudah bagus banget," ucap dia.

    Sedangkan, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper juga menjelaskan, meski kesepakatan dagang Amerika Serikat dan Tiongkok ini memberi efek positif bagi pasar modal, investor masih menanti keputusan tersebut. Pasalnya secara resmi akan diumumkan pada pada tanggal 15 Desember 2019.

    "Hingga saat ini investor tetap terlihat waspada atas apa pun yang akan terjadi dalam perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok melihat sejarah dimana kedua negara sering melanggar janjinya," kata Dennies.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id