Nilai Kapitalisasi Pasar Saham Capai Rp7.123 Triliun

    Angga Bratadharma - 28 September 2019 12:01 WIB
    Nilai Kapitalisasi Pasar Saham Capai Rp7.123 Triliun
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma
    Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini turun sebanyak 0,55 persen pada posisi 6.196,889 dibandingkan pekan sebelumnya di 6.231,473. Untuk nilai kapitalisasi pasar selama sepekan juga turut berubah sebanyak 0,44 persen menjadi Rp7.123,480 triliun dibandingkan dengan Rp7.155,310 pada penutupan minggu lalu.

    "Data rata-rata nilai transaksi harian berubah sebanyak 12,02 persen menjadi Rp7,751 triliun dibandingkan dengan Rp8,810 triliun pada pekan sebelumnya," ungkap Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono, seperti dikutip dari keterangan resminya, di Jakarta, Sabtu, 28 September 2019.

    Kemudian data rata-rata volume transaksi harian BEI mencatatkan perubahan 2,18 persen menjadi 14,060 miliar unit saham dari 14,374 miliar unit saham di pekan sebelumnya. Lalu untuk data rata-rata frekuensi transaksi BEI selama sepekan ini berubah 18,88 persen menjadi 429,031 ribu kali transaksi dari 528,906 ribu kali transaksi selama sepekan sebelumnya.

    "Sepanjang 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp52,001 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp338,59 miliar," tukasnya.

    Selain itu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini mencatatkan dua perusahaan tercatat yang ke-37 dan ke-38 pada tahun ini, diawali Senin 23 September, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk dengan kode saham OPMS, bergerak pada sektor trade, services & investment dengan sub sektor wholesale (durable & non-durable goods).

    Kemudian, pada Rabu 25 September, PT Nusantara Almazia Tbk dengan kode saham NZIA, bergerak pada sektor property, real estate and building construction," kata Yulianto.

    Pencatatan obligasi pada pekan ini keduanya dicatatkan pada Rabu 25 September. Pertama yaitu Obligasi MPM Finance I Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Mitra Pinasthika Mustika Finance (MPMF) dan resmi dicatatkan di BEI dengan nominal Rp664 miliar. Hasil pemeringkatan atas obligasi dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) adalah AA (idn).

    Bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kedua yaitu Obligasi Berkelanjutan I J Resources Asia Pasifik Tahap II Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) dan resmi dicatatkan di BEI dengan nominal sebesar Rp500 miliar.

    "Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi adalah idA (Single A). Bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk," tutur Yulianto.

    Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2019 adalah 76 emisi dari 42 perusahaan tercatat senilai Rp87,77 triliun. Dengan pencatatan ini, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 417 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp440,37 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 119 perusahaan tercatat.

    "Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 101 seri dengan nilai nominal Rp2.646,33 triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp8,79 triliun," pungkasnya.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id