2019, OJK Bidik 100 Emiten Baru Muncul di Pasar Modal

Annisa ayu artanti - 11 Januari 2019 22:37 wib
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (FOTO:
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan 75 sampai 100 emiten baru yang bergabung di pasar modal sepanjang 2019. Emiten tersebut merupakan kombinasi antara emiten saham, obligasi, dan sukuk korporasi.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh menyebutkan dari target emiten tersebut perkiraan dana yang akan dihimpun berkisar Rp200 triliun sampai Rp250 triliun.

"Di pasar modal, OJK memproyeksikan tambahan 75 sampai 100 emiten baru di 2019," sebut Wimboh dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019, di Jakarta, Jumat malam, 11 Januari 2019.

Wimboh juga menjelaskan, kebanyakan emiten-emiten baru yang akan masuk di pasar modal tahun ini skalanya lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga jika dilihat dari dana yang akan terhimpun akan lebih rendah.

"Sekarang kita masuk kepada yang skalanya lebih kecil tapi jumlahnya yang lebih banyak. Terutama yang anak perusahaan," jelas Wimboh.

Selama 2018, OJK mencatat jumlah emiten baru sebanyak 62 perusahaan. Capaian emiten baru di 2018 ini lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah emiten baru yang hanya 46 perusahaan dengan nilai penghimpunan dana sepanjang 2018 juga tercatat sebesar Rp166 triliun. Sementara total dana kelolaan investasi mencapai Rp746 triliun, meningkat 8,3 persen dibandingkan akhir tahun lalu.

Seperti diketahui, berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia penghimpunan dana di pasar modal dari aksi penerbitan saham (initial public offering/IPO) selama 2018 sebesar Rp15,67 triliun, dari penerbitan obligasi Rp103,43 triliun.

 


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.