Garuda-Lion Bangun Bengkel Bersama di Batam

    Desi Angriani - 22 Juli 2019 20:33 WIB
    Garuda-Lion Bangun Bengkel Bersama di Batam
    Garuda Indonesia. MI/Angga Yuniar.
    Jakarta: Garuda Indonesia Group dan Lion Air Group menjajaki kerja sama pemeliharaan pesawat (Maintenace, Repair, and Overhaul/MRO) guna menekan tarif tiket penerbangan domestik. Pasalnya, selama ini perawatan komponen pesawat kerap dioper ke negara lain seperti Thailand. 

    Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan kerja sama tersebut akan diwujudkan dalam pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) industri penerbangan di Batam, Kepulauan Riau.

    Hal ini mengingat Lion Air melalui anak usahanya, Batam Aero Technic (BAT) tengah mengembangkan MRO di lahan seluas 30 hektare (Ha) di Batam, Kepulauan Riau.

    "Tadi disampaikan sudah menjajaki MoU, sudah ada diskusi antara CEO Lion Air dan CEO Garuda Indonesia, jadi ini bukan ide baru," tutur Susiwijono di media center Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.

    Untuk mewujudkan hal itu, pemerintah pun berencana merevisi dua PP terkait KEK yakni, PP Nomor 96 tentang Fasilitas dan Kemudahan di Kawasan Ekonomi Khusus dan PP Nomor 100 Tahun 2012 tentang Perubahan Nomor 2 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus. Revisi kedua PP ini memungkinkan hadirnya KEK khusus jasa perawatan pesawat. 

    "Kalau misalnya Lion dan Garuda bisa menyatu, kami bisa fasilitasi tidak hanya insentif fiskal, tetapi juga non fiskal," tuturnya.

    Dengan demikian, KEK industri penerbangan ke depan tak hanya hadir sebagai jasa perawatan pesawat. Namun berkembang sebagai tempat pengadaan industri komponen pesawat hingga ban pesawat. Susiwijono bilang rencana tersebut merupakan salah satu upaya jangka panjang pemerintah untuk menekan harga tiket pesawat. 

    "Sebulan ini kita siapkan konsepnya," tambah dia.

    Pemilik sekaligus pendiri Lion Air Group Rusdi Kirana menambahkan hadirnya bengkel-bengkel pesawat di Indonesia akan membuat  maskapai dapat menekan biaya maintanance pesawat. 

    Rendahnya biaya perawatan pesawat, katanya, akan memungkinkan maskapai menerapkan harga tiket murah sepanjang waktu. Dengan begitu, maskapai LCC tak perlu repot merancang sistem reservasi khusus untuk potongan harga 50 persen. 

    "Dengan dibangun di sini, stoknya berkurang, dan cost of moneynya berkurang. Kalau gitu tiket pesawat murah bisa dirasakan setiap hari" katanya.

    Adapun penerbangan murah diputuskan untuk jadwal keberangkatan Selasa, Kamis, dan Sabtu mulai pukul 10.00-14.00 WIB bagi maskapai LCC domestik dengan tipe pesawat jet. Alokasi kursi pun hanya 30 persen dari total kapasitas pesawat tersebut.
     
    Citilink menyediakan 62 penerbangan per hari (Selasa, Kamis, dan Sabtu) dengan total 3.348 seat. Sementara Lion Air Group menyediakan 146 flight per hari (Selasa, Kamis, dan Sabtu) dengan total 8.278 seat.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id