MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:26
    SUBUH 04:36
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    BRI Group Ajak Debiturnya Melantai di Bursa

    Nia Deviyana - 10 April 2019 14:37 WIB
    BRI Group Ajak Debiturnya Melantai di Bursa
    BEI. MI/ADAM DWI.
    Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mendorong lebih dari 70 debitur BRI Group untuk menjadi perusahaan terbuka dengan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

    Direktur Ritel dan Menengah BRI Supari menyatakan pihaknya mendukung program BEI untuk meningkatkan jumlah perusahaan tercatat di lantai bursa.
    "Kami harap dapat meningkatkan awareness mengenai manfaat go public, khususnya bagi debitur yang belum go public. Di samping itu, BRI berupaya untuk memberikan added value terkait pelayanan pasar modal yang dapat diberikan BRI Group kepada nasabah melalui kerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI)," ujarnya dalam diskusi bertajuk Akselerasi Pertumbuhan Berkelanjutan Perusahaan Melalui IPO Saham di Main Hall BEI, Jakarta, Rabu, 10 April 2019.

    Dia menambahkan saat ini BRI Group memiliki layanan keuangan terkait pelayanan pasar modal yang terintegrasi kepada debitur, khususnya dengan hadirnya PT Danareksa Sekuritas yang sudah menjadi bagian dari BRI.

    Selain Danareksa Sekuritas, saat ini BRI telah memiliki beberapa perusahaan anak, yakni BRI Syariah, BRI Life, BRI Finance, BRI Agro, BRI Remittance, dan BRI Ventures.

    Dari tujuh perusahaan anak yang dimiliki Bank BRI, BRI Syariah telah melakukan Initial Public Offering (IPO) pada Mei 2018. Setelah IPO,  kata Supari, kinerja BRI Syariah menunjukkan pertumbuhan yang positif.

    Berdasarkan laporan keuangan per 2018, BRI Syariah berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp106,6 miliar atau naik dari laba tahun sebelumnya sebesar Rp101 miliar. Sedangkan aset perusahaan tumbuh sebesar 20,20 persen dari Rp31,54 triliun pada 2017 menjadi Rp37,91 triliun di akhir 2018.

    Pada kesempatan yag sama, Direktur Penilaian BEI I Nyoman Gede Yetna memaparkan banyak manfaat yang bisa didapatkan perusahaan apabila melakukan IPO. Salah satunya tidak bergantung terhadap pembiayaan bank sepenuhnya.  

    "Kalau IPO Ada banyak pilihan selain pinjam bank, alternatif lain bisa menerbitkan obligasi," jelasnya.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id