Rumah Zakat Indonesia Luncurkan Produk Wakaf Saham

    Ilham wibowo - 21 Januari 2020 10:10 WIB
    Rumah Zakat Indonesia Luncurkan Produk Wakaf Saham
    Rumah Zakat Indonesia bersama MNC Sekuritas resmi meluncurkan produk wakaf saham di BEI. FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo
    Jakarta: Rumah Zakat Indonesia bersama MNC Sekuritas resmi meluncurkan produk wakaf saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengelolaan donasi dari umat tersebut akan dialokasikan di sektor produktif seperti pembiayaan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

    CEO Rumah Zakat Indonesia Nur Efendi menuturkan kolaborasi bersama MNC Sekuritas merupakan optimalisasi wakaf saham dengan investor di pasar modal Indonesia. Langkah yang dilakukan akan diwujudkan berupa kegiatan edukasi, literasi, dan sosialisasi wakaf saham kepada masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.

    "Rumah Zakat Indonesia telah 21 tahun memberdayakan 53 juta penerima zakat mengintegrasikan pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan dan kesiapansiagaan bencana," kata Nur saat  penandatanganan nota kesepahaman kerja sama Sosialisasi dan Edukasi Produk Wakaf Saham di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020.

    Ia memaparkan wakaf saham merupakan jenis wakaf produktif dan termasuk ke dalam wakaf benda bergerak. Mekanisme wakaf saham serupa dengan mewakafkan harta lainnya, akan tetapi harta yang diwakafkan berbentuk saham.

    Wakaf sebagai ibadah maliyah ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Nilai dari wakaf harta benda yang diwakafkan tidak akan berkurang, sementara hasil dari pengelolaan wakaf selalu memberikan manfaat dari waktu ke waktu.

    "Wakif bisa mewakafkan seluruh harta namun tetap mempertahankan pokoknya sebagai bagian dari wakaf," paparnya.

    Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina menambahkan perkembangan pasar modal syariah di Indonesia menunjukkan tren yang semakin positif. Hal ini terbukti juga dari peningkatan jumlah investor syariah.

    Menurut data BEI per Desember 2019, jumlah investor saham syariah di Indonesia meningkat sebanyak 54 persen dari sebelumnya 44.536 investor di akhir 2018 menjadi 68.599 investor. Selain itu, jumlah tersebut mewakili 6,2 persen dari total investor retail di BEI.

    Potensi dari ceruk syariah ini pun dinilai perlu terus digarap secara konsisten. Saat ini, kata Susy, MNC Sekuritas telah memiliki sistem online trading saham berbasis syariah bernama MNC Trade Syariah sejak 2017. Program wakaf saham digital pertama di Indonesia bernama MNC Wakafku juga telah berjalan sejak 2019 bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI).

    "Perkembangan pasar modal syariah luar biasa dengan pertumbuhan investor 55 persen. Tren positif minat masyarakat terutama pada saham syariah ini besar dan kami komitmen dukung perkembangan bisnis pasar modal," tuturnya.

    Perkembangan pasar modal syariah di Indonesia saat ini juga berbanding lurus dengan pertumbuhan investor syariah MNC Sekuritas. Peningkatan jumlah investor syariah MNC Sekuritas per Desember 2019 mencapai 78 persen dibandingkan dengan 2018.

    Pertumbuhan bakal diproyeksikan meningkat dengan penerapan sistem canggih dan praktis, sehingga berwakaf saham dan uang yang ada di Rekening Dana Nasabah (RDN) dapat lebih mudah dan fleksibel.

    “Sebagai sekuritas yang memiliki wakaf digital pertama di Indonesia, MNC Sekuritas berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi di berbagai wilayah Indonesia. Melalui 134 point of sales, kami optimistis peningkatan investor syariah, termasuk wakif yang berwakaf melalui MNC Wakafku, akan semakin signifikan pada tahun ini," pungkasnya.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id