ipo  

Pasar Bergejolak, Tiga Calon Emiten Tunda IPO di Semester I

Dian Ihsan Siregar - 10 Juli 2018 14:54 wib
IHSG. (ANT/Rosa Panggabean).
IHSG. (ANT/Rosa Panggabean).

Jakarta: ‎Kondisi pasar modal mengalami gejolak belakangan ini. Hal itu membuat calon emiten menunda proses penawaran umum perdana saham (IPO) di semester satu tahun ini.

‎Menurut Managing Director Danareksa Sekuritas Boumediene Sihombing, Danareksa selaku penjamin emisi mengaku ada tiga calon emiten yang menunda IPO di semester I-2018. Ketiga perusahaan itu terdiri dari ‎PT Jaya Bersama Indo Tbk (induk usaha restoran The Duck King, PT Wika Realty Tbk dan PT Panca Mitra Multiperdana Tbk.

"Ada tiga, Wika Realty, Panca Budi, sama The Duck King. Itu yang kita tunda dari semester I menjadi semester II," kata dia, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Namun dirinya belum bisa memastikan kapan waktunya bagi ketiga perusahaan tersebut merealisasikan IPO di bursa. Hal itu karena calon emiten menginginkan proses IPO terjadi di pasar saham yang kondusif.

"Memang kita belum bicara lebih lanjut apakah pakai laporan keuangan audit Juni atau setelahnya. Tapi secara umum rencananya semester dua ini, kita akan terus monitor setiap perkembangan pasar yang sedang berjalan," jelas dia.

Bukan hanya itu saja, dia mengatakan, Danareksa Sekuritas pun telah meraih kepercayaan dari dua klien anak usaha BUMN yang berniat melepas sahamnya ke publik di semester II tahun ini. Saat ini ada lima calon emiten yang bisa didorong Danareksa Sekuritas ke pasar modal Indonesia.


(SAW)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.