Lippo Karawaci Rampungkan Tap Issue USD95 Juta

    Ade Hapsari Lestarini - 11 Februari 2020 16:31 WIB
    Lippo Karawaci Rampungkan <i>Tap Issue</i> USD95 Juta
    Rupiah. Foto : MI/RAMDANI.
    Jakarta: PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), telah menyelesaikan tap issue senilai USD95 juta dari obligasi lima tahunnya saat ini senilai USD325 juta.

    Tap issue adalah prosedur yang memungkinkan peminjam untuk menjual obligasi atau instrumen utang jangka pendek lainnya di masa lalu.

    CEO LPKR John Riady mengatakan tap issue ini menawarkan imbal hasil 7,80 persen. Angka tersebut lebih rendah 32,5 basis poin (bps) dari obligasi yang diluncurkan Januari lalu.

    "Nantinya, dana tap issue digunakan untuk membayar obligasi yang jatuh tempo pada 2022. Transaksi ini menunjukkan investor memiliki keyakinan pada posisi keuangan dan masa depan LPKR," ujar dia dalam keterangan resminya, Selasa, 11 Februari 2020.

    Menurut dia Lippo Karawaci tidak akan memiliki utang besar yang akan jatuh tempo selama lima tahun ke depan sampai dengan 2025. Bahkan, dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas 21 persen, perseroan memiliki leverage terendah di antara semua perusahaan real estat Indonesia.  

    "Tap issue mendapat respons positif di kalangan investor dengan kelebihan permintaan duq kali dan kelebihan pesanan mencapai USD183 juta," tambah dia.

    John mengakui saat ini LPKR sedang mencari berbagai opsi untuk membiayai kembali obligasi 2022. Saat ini perseroan di posisi tanpa utang besar yang jatuh tempo hingga 2025, karena itu pihaknya akan fokus pada peluncuran perumahan baru, penjualan inventaris, dan peningkatan penjualan pemasaran secara keseluruhan.

    Penerbitan tap issue ini didukung oleh global book runners di antaranya Credit Suisse, BNP Paribas, dan Deutche Bank. Penerbitan obligasi LPKR senilai USD325 juta mencerminkan tingkat kepercayaan investor yang sangat kuat akan posisi keuangan perseroan sebagai perusahaan properti yang terbesar di Indonesia.

    "Kesuksesan penerbitan obligasi ini menggambarkan kepercayaan para investor terhadap LPKR sebagai perusahaan properti terbesar yang memiliki franchise yang kuat dan rekam jejak yang baik dalam membayar utang kepada para debitur di dalam maupun di luar negeri," pungkas dia.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id