Sembilan Perusahaan Suntik USD300 Juta ke Lippo

    Dian Ihsan Siregar - 20 Maret 2018 19:57 WIB
    Sembilan Perusahaan Suntik USD300 Juta ke Lippo
    Wakil Ketua Lippo Group James Riady (Medcom/Husen Miftahudin).
    Jakarta: Lippo Grup menandatangani kerja sama dengan sembilan perusahaan global yang ternama dari Amerika Serikat (AS), UK, Singapura, dan Tiongkok sebesar USD300 juta. Kerja sama ini dalam bidang logistik dan financial technology (fintech). Hal itu seiring dengan keberhasilan Lippo Group memasarkan Meikarta sebagai tempat layak investasi kepada para investor.

    CEO Lippo Group James Riady mengatakan dengan adanya kerja sama ini merupakan bukti respons publik dunia atas kehadiran Meikarta. Untuk di masa depan, selain sebagai kawasan hunian, Meikarta juga akan menjadi pusat pendidikan dan riset.

    "Hari ini merupakan langkah awal untuk merealisasikan Meikarta menjadi sebuah kota baru yang modern. Pembangunan fisik di Meikarta terus berjalan, dan sampai saat ini, sudah ada beberapa tower yang tengah dibangun. Lalu juga sudah ada yang mencapai beberapa lantai," ucap James, ditemui dalam acara 'Global Signing Conference With Top 30 Universities and Top 500 Enterpresides In The World' di Hotel Aryaduta Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Maret 2018.

    Kolaborasi tersebut untuk mewujudkan kawasan sains dan teknologi ini, dia mengaku, Meikarta diharapkan dapat meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM). Sehingga, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

    Meikarta yang merupakan perwujudan atas komitmen Lippo Grup terus berupaya untuk mengembangkan lima pilar pembangunan, yakni, Innovative Infrastructure & Transportation, High Tech‎ CBD & Research Hub, Business & Commercial Hub, Green Suistainable Living dan Center for the Arts, Culture & Education.

    "Rencana kami bangun tersebut mendapat respons yang sangat positif dari berbagai institusi global yang bergerak di pendidikan, Medical & Health Care, Science & Innovation, Finance Technology dan Logistis," papar dia.

    Sembilan perusahaan itu terdiri dari USA Dunham Bush Refrigeration Equipment Inc, Union Space, Rework, Shanghai Infin Technology, Eshang Rosewoord ESR Logistic, Nagase Indonesia, Micro Focus, ACSC & CFLP International Logistic, dan Seafirst Technologies.

    Meikarta, lanjut James, akan terus berupaya melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, dalam upaya menjadikan Meikarta sebagai kota baru yang memiliki fasilitas lengkap untuk kebutuhan penghuninya, serta menjadikan Meikarta menjadi sebuah kota yang modern.

    "Untuk pelaksanaan kerja sama dengan institusi ini, maka akan menggunakan lahan seluas 273 ribu meter per segi di kawasan Meikarta, agar bisa dikembangkan menjadi pusat pendidikan, riset, kesehatan, logistik dan lain-lain," papar James.

    Lanjut putra mahkota Mochtar Riady ini ‎menambahkan, Meikarta akan terus bekerjasama dengan berbagai pihak, dalam menjadikan Meikarta sebagai kota baru yang memiliki fasilitas lengkap untuk kebutuhan penggunaannya. "Dan juga menjadikan Meikarta sebagai kota modern," pungkas James.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id