Kembangkan Kredit, BRI Agroniaga Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar

    Dian Ihsan Siregar - 30 Mei 2017 17:35 WIB
    Kembangkan Kredit, BRI Agroniaga Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar
    Due Diligence Meeting and Public Expose penerbitan obligasi PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO). MTVN/Dian IS.
    Metrotvnews.co‎m, Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) berencana menerbitkan surat utang (obligasi) lewat mekanisme Penawaran Umum Obligasi I BRI Agro Tahun 2017 sebanyak-banyaknya sebesar Rp500 miliar. Penerbitan itu direncanakan akan dilaksanakan pada pertengahan Juni 2017.

    Obligasi yang diterbitkan, menurut Direktur Utama BRI Agroniaga ‎I Komang Sudiarsa, akan diterbitkan dalam dua seri. Seri A dengan jangka waktu tiga tahun, sedangkan seri B memiliki jangka waktu lima tahun dengan pembayaran kupon setiap kuartal. Kupon obligasi yang ditawarkan sekitar 7,75 hingga 8,35 persen untuk Seri A dan untuk Seri B ditawarkan dikisaran 8,1 hingga 8,7 persen.

    Dana obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi, I Komang Sudiarsa menyatakan, perseroan akan menggunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur pendanaan guna pengembangan kredit dengan menerapkan prinsip prudential banking dan good corporate governance.

    "Obligasi ini telah diperoleh hasil pemeringkatan efek dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan rating idAA (Double A)," ungkap I Komang, saat ditemui di acara Due Diligence Meeting and Public Expose penerbitan obligasi perseroan di Kantor BRI Pusat, Jakarta, Selasa 30 Mei 2017.

    Demi menyukseskan penerbitan obligasi, diakui I Komang Sudiarsa, perseroan telah menunjuk PT Bahana Sekuritas dan PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter). Adapun untuk wali amanat, manajemen telah mengamanatkan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

    Manajemen bersama underwriter telah merencanakan masa penawaran awal (book building) pada 30 Mei 2017 hingga 9 Juni 2017. Masa penawaran umum pada 20 Juni 2017, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2017.

    Pada saat ini, saham BRI Agroniaga ‎dikuasai penuh oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar 87,23 persen, 6,52 persen dimiliki oleh Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun), dan sisanya 6,25 persen dimiliki oleh masyarakat atau publik. Perseroan telah memiliki 16 kantor cabang, 19 kantor cabang pembantu, 4 kantor kas yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia dan dapat bertransaksi di seluruh ATM BRI, ATM Bersama, & ATM Link.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id