Hingga Februari 2017, WIKA Kantongi Kontrak Baru Rp9,38 Triliun

    Dian Ihsan Siregar - 23 Februari 2017 15:00 WIB
    Hingga Februari 2017, WIKA Kantongi Kontrak Baru Rp9,38 Triliun
    Wijaya Karya. ANTARA/AGUNG RAJASA.
    medcom.id, Jakarta: Selama dua bulan pertama di 2017, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah mengantongi kontrak baru Rp9,38 triliun atau setara 21,71 persen dari target kontrak baru sebesar Rp43,24 triliun di tahun ini.

    ‎"WIKA kantongi kontrak baru di Februari 2017 mencapai Rp9,38 triliun, atau mencapai 21,71 persen dari target kontrak baru di tahun ini Rp43,24 triliun. Kontrak tahun ini juga alami kenaikan 336,61 persen bila dibanding periode yang sama tahun lalu," ungkap Direktur Keuangan Wijaya Karya Antonius N.S. Kosasih, dalam siaran persnya, Kamis 23 Februari 2017.

    Untuk mendanai pemenuhan kontrak-kontrak yang dihadapinya, menurut Kosasih, perusahaan memiliki kondisi keuangan yang sangat sehat dan sedang memproses beberapa terobosan keuangan yang akan memperkuat kemampuan Wijaya Karya untuk mendanai proyek-proyeknya.

    Setelah berhasil menggalang dana rights issue sebesar Rp6,15 triliun, keuangan WIKA menjadi lebih sehat dan membuatnya memiliki pendanaan sebesar Rp21 triliun-Rp28 triliun.

    "Hal itu, apalagi ditambah dengan revenue yang telah dicapai di akhir 2016 dan akan kami capai di 2017 ini niscaya cukup untuk menjalankan proyek-proyek yang telah kita canangkan di tahun ini," terang Kosasih.

    Pada awal 2017, perusahaan diprediksi berhasil menggalang dana pinjaman sindikasi sebesar Rp5 triliun dengan jangka waktu tiga tahun dan tingkat bunga yang sangat kompetitif. Setelah itu WIKA akan langsung memroses penerbitan obligasi Perseroan untuk pertama kalinya dalam tahun ini.

    "Kami menargetkan penerbitan obligasi sebesar minimum Rp5 triliun hingga Rp10 triliun dengan jangka waktu minimal 5-10 tahun. WIKA juga telah mendapatkan rating perseroan yang sangat baik dari salah satu lembaga pemeringkat internasional di mana peringkat WIKA jauh di atas perusahaan-perusahaan sejenis di industri. Kami yakin obligasi kami akan memperoleh peringkat yang minimal sama atau lebih baik lagi," jelas Kosasih.

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id