Rupiah Diperdagangkan Rp14.045/USD

    Ade Hapsari Lestarini - 22 April 2019 09:29 WIB
    Rupiah Diperdagangkan Rp14.045/USD
    Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sedikit melemah pada pembukaan perdagangan pagi ini. Belum adanya sentimen positif membuat rupiah bergerak di zona merah.

    Mata uang Garuda sempat mempertahankan penguatannya pada pekan lalu, senada dengan gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terbawa euforia pemilhan presiden (pilpres).

    Mengutip Bloomberg, Senin, 22 April 2019, rupiah bergerak melemah 17 poin atau setara 0,12 persen ke posisi Rp14.061 per USD. Pada saat pembukaan perdagangan, rupiah berada di level Rp14.045 per USD.

    Sementara mencatat data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.012 per USD. Mata uang Garuda sempat dibuka ke posisi Rp14.012 per USD atau setara 28 poin yang naik 0,19 persen.

    Di sisi lain, gerak IHSG malah melemah 28,846 poin atau setara 0,443 persen ke posisi 6.478. Adapun volume perdagangan saham pagi dibuka sebanyak dua miliar lembar senilai Rp810 miliar. Sebanyak 128 saham menguat, 135 saham melemah, 131 saham stagnan, serta frekuensi tercatat sebanyak 49.282 kali.

    IHSG sebelumnya diprediksi masih akan terbawa suasana positif pascapemilihan presiden (pilpres) 2019. "IHSG masih berpeluang menguat seiring sentimen positif terkait kepastian hasil pemilihan umum presiden (pilpres)," tutur tim analis Samuel Sekuritas Indonesia dalam hasil risetnya, Senin, 22 April 2019.

    Selain itu capital inflow disinyalir akan terus mengalir ke pasar modal Indonesia, sehingga bisa mendongkrak performa IHSG dalam jangka panjang.

    Mereka pun juga memperkirakan gerak nilai tukar rupiah berada di level Rp14.030 per USD-Rp14.070 per USD pada perdagangan hari ini.

    Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper juga menjelaskan investor merespons positif hasil 
    quick count dari berbagai lembaga survey yang mencatatkan keunggulan presiden petahana. Hari ini, laju indeks diprediksi berada di sekitar rentang support 6.394-6.451 dan resistance 6.600-6.692.

    "IHSG diprediksi menguat. Penguatan didorong oleh kondisi dalam negeri yang cukup kondusif pascapilpres," kata Dennies dalam riset hariannya, Senin, 22 April 2019.

    Selain itu, Dennies juga menjelaskan sentimen global juga cenderung kondusif sehingga aliran modal asing yang masuk masih cukup deras. Investor asing mencatatkan 
    net buy sebesar Rp1,43 triliun.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id