Rupiah Pagi Terpental ke Area Negatif

    Angga Bratadharma - 13 November 2019 09:02 WIB
    Rupiah Pagi Terpental ke Area Negatif
    Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi terpental ke area negatif dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.054 per USD. Mata uang Garuda terpapar sentimen negatif sejalan kembali hadirnya ketidakpastian mengenai hubungan dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

    Mengutip Bloomberg, Rabu, 13 November 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka melemah ke Rp14.070 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.070 hingga Rp14.084 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.867 per USD.

    Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat sedikit berubah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), setelah Presiden AS Donald Trump dalam pidatonya tidak memberikan perincian baru tentang keadaan perang dagang pemerintahnya dengan Tiongkok.

    Indeks dolar AS mempertahankan kenaikan moderat yang dibuat sebelumnya, tetapi terakhir diperdagangkan di 98,310 terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,11 persen pada hari itu, dan berada di atas 98,304, level pada siang hari ketika pernyataan Trump dimulai.

    Berbicara di The Economic Club of New York, Trump kembali membidik Federal Reserve, mengeluhkan fakta bahwa Amerika Serikat memiliki suku bunga yang lebih tinggi daripada negara-negara maju lainnya.

    "Beri aku beberapa. Beri aku uang itu. Saya ingin uang itu. Federal Reserve kami jangan biarkan kami melakukannya," kata Trump.

    Pidato itu sangat dinantikan oleh pasar valuta asing, yang telah bergerak dengan berita utama perdagangan. Kurangnya perincian tentang perdagangan itu sendiri dilihat oleh beberapa orang sebagai sinyal pesimistis.

    "Saya kira kita tidak belajar sesuatu yang baru dari pidato Trump. Satu-satunya hal yang mungkin baru adalah bahwa ia tidak mengumumkan tanggal dan waktu untuk upacara penandatanganan. Di mana pasar berharap untuk itu, harapan-harapan itu pupus," kata Kepala Strategi Valuta Asing Global BMO Capital Markets Greg Anderson.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id