Gerak Rupiah Tak Akan Separah Tahun Lalu

    Husen Miftahudin - 11 Januari 2019 17:43 WIB
    Gerak Rupiah Tak Akan Separah Tahun Lalu
    Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo. (FOTO; Medcom.id/Husen Miftahudin)
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengindikasikan pergerakan nilai tukar rupiah di tahun ini tak separah 2018. Meskipun pergerakan rupiah masih dibayangi ketidakpastian ekonomi global.

    "Jangka pendek kita melihat uncertainty-nya masih ada di sisi global. Jadi uncertainty harus kita kalkulasi, meskipun di awal-awal tahun ini kalkulasi kita, gambaran kita cukup positif dari sisi pasar keuangan," kata Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo di kompleks perkantoran BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Januari 2019.

    Secara global, jelas dia, perekonomian di negara-negara Eropa masih diprediksi bias ke bawah. Demikian pula dengan Tiongkok yang akan mengoreksi pertumbuhan ekonominya.

    "Kebijakan reserve requirement (menaikkan likuiditas lewat pemangkasan cadangan minimum perbankan) itu salah satu bagian mereka (Tiongkok) untuk menahan pelambatan ekonomi," beber Dody.

    Pun demikian dengan Amerika Serikat. Meski ekonomi Negeri Paman Sam diproyeksi cukup solid, namun pertumbuhannya diyakini tidak secepat 2018.

    Sementara, Dody berharap kinerja ekonomi domestik tumbuh lebih baik. Kondisi itu, sebutnya, akan memberi dampak positif kepada sentimen pasar keuangan. Terlebih angka cadangan devisa semakin membaik. Demikian pula dengan laju inflasi yang terkendali.

    "Mudah-mudahan angka pertumbuhan ekonomi di triwulan IV-2018 angkanya juga cukup baik. Indikator awal konsumsinya survei kita menunjukkan positif, pertumbuhan yang positif untuk perdagangan eceran," tutup dia.

     



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id