Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Capai Rp8,810 Triliun

    Angga Bratadharma - 21 September 2019 12:01 WIB
    Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Capai Rp8,810 Triliun
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma
    Jakarta: Menutup pekan ini, data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami variasi pergerakan data. Kondisi itu dimulai dari kenaikan rata-rata nilai transaksi harian sebanyak 8,93 persen menjadi Rp8,810 triliun dibandingkan dengan Rp8,088 triliun pada pekan sebelumnya.

    "Kemudian diikuti perubahan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,36 persen pada posisi 6.231,473 dari 6.334,843 pada pekan sebelumnya," ungkap Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono, seperti dikutip dari keterangan resminya, di Jakarta, Sabtu, 21 September 2019.

    Untuk nilai kapitalisasi pasar selama sepekan, lanjutnya, juga berubah sebanyak 1,57 persen menjadi Rp7.155,310 triliun dari Rp7.269,245 pada penutupan minggu yang lalu. Sedangkan untuk data rata-rata volume transaksi harian BEI mencatatkan perubahan sebesar 1,23 persen menjadi 14,374 miliar unit saham dari 14,554 miliar unit saham di pekan sebelumnya.

    Lalu untuk data rata-rata frekuensi transaksi BEI selama satu minggu ini, masih kata Yulianto, berubah sebanyak 12,21 persen menjadi 528,906 ribu kali transaksi dari 602,460 ribu kali transaksi selama sepekan sebelumnya. Sepanjang 2019, investor asing mencatatkan beli bersih Rp53,893 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan jual bersih Rp833,82 miliar.

    Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2019 adalah 74 emisi dari 41 emiten senilai Rp86,60 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 415 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp440,44 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 118 emiten.

    "Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 103 seri dengan nilai nominal Rp2.642,18 triliun dan USD400 juta," ungkap Yulianto.

    Sementara itu, pada Senin, 16 September perdagangan di BEI dibuka dalam rangka pencatatan perdana Saham PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI) di BEI. BAPI menjadi perusahaan tercatat ke-34 yang tercatat di BEI dan bergerak pada sektor property, real estate, and building construction dengan sub sektor property and real estate.

    Kemudian pada hari selanjutnya, yaitu Selasa, 17 September, PT Telefast Indonesia Tbk mencatatkan sahamnya di BEI sebagai perusahaan tercatat ke-35 pada 2019. TFAS bergerak pada sektor trade, services, and investment dengan sub sektor wholesale (durable & non-durable goods).

    Pada hari yang sama pula, telah dilaksanakan kegiatan penandatanganan nota kesepahaman oleh BEI dan HIPWI FKPPI (Himpunan Pengusaha dan Pariwisata-Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun FKPPI dan Kick-Off Pemasyarakatan Pasar Modal.

    Pencatatan saham perdana yang ketiga pada pekan ini, yaitu oleh PT Gunung Raja Paksi Tbk sebagai perusahaan tercatat ke-36 di BEI pada 2019 yang dicatatkan dengan kode GGRP, Kamis, 19 September. PT Gunung Raja Paksi Tbk bergerak pada sektor basic industry and chemicals dengan sub sektor metal and allied products.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id