BEI bakal Relaksasi Persyaratan Pencatatan Saham

    Annisa ayu artanti - 20 September 2018 13:26 WIB
    BEI bakal Relaksasi Persyaratan Pencatatan Saham
    Ilustrasi. Foto: MI/Adam Dwi Putra.
    Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) akan membuka peluang agar lebih banyak perusahaan mencatatkan saham dan meramaikan pasar modal. BEI bakal merelaksasi persyaratan pencatatan saham perusahaan yang melantai di bursa sesuai perkembangan pasar terkini.

    "Kita lebih buka kesempatan di requirement-nya, dengan membuka peluang ini mengakibatkan semakin banyak peluang dari perusahaan-perusahaan di main market untuk bisa masuk," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

    Salah satu pelonggaran adalah persyaratan jumlah aset berwujud bersih (net tangible asset). Saat ini bursa menerapkan net tangible asset untuk perusahaan di papan pengembangan minimal Rp5 miliar dan papan utama minimal Rp100 miliar.

    Nyoman bilang, saat ini banyak perusahaan yang berpotensi masuk ke bursa namun tidak memenuhi net tangible asset lantaran sebagian besar perusahaan berkembang lebih banyak memiliki aset tidak berwujud (in-tangible asset) ketimbang net tangible asset. Aset-aset mereka saat ini adalah jaringan ekonomi yang besar dan langsung mengena ke masyarakat.

    "Jadi kita buka, kita lihat karakteristiknya saat ini, misalnya net tangible asset. Wong, perusahaan-perusahaan baru yang berkembang kan perusahaan digital technology, in-tangible yang besar. Perusahaan-perusahaan itu yang menggunakan kekuatan ekonomi masyarakat," jelas dia.

    "Jadi kita perluas lagi persyaratan yang membuat mereka tidak sesuai karakteristiknya. Kita lihat pertumbuhannya kita perluas," tambahnya.

    Nyoman juga menuturkan, pelonggaran persyaratan ini akan berlaku untuk perusahaan-perusahaan yang ada di papan utama dan papan pengembangan. Ia berharap pelonggaran ini memberi kesempatan akses yang lebih luas kepada perusahaan untuk bisa masuk ke pasar modal.

    "Iya, untuk semua perusahaan yang ada di papan utama dan pengembangan," pungkas dia.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id