Bangkok Bank Ikut Ketentuan OJK soal Kepemilikan Saham Perbankan

    Eko Nordiansyah - 12 Desember 2019 20:56 WIB
    Bangkok Bank Ikut Ketentuan OJK soal Kepemilikan Saham Perbankan
    Ilustrasi. FOTO: Dok Media Indonesia
    Jakarta: Bangkok Bank Public Company Limited (Bangkok Bank) menyatakan akan mengikuti ketentuan regulator meskipun telah menyepakati akuisisi 89,12 persen saham PT Bank Permata Tbk. Bank asal Thailand ini akan tunduk terhadap aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) soal kepemilikan saham bank umum.

    "Kami punya diskusi awal dengan OJK, kami mengikuti arahan OJK mengenai persentase kepemilikan. Kami mengikuti regulator," kata Presiden Bangkok Bank Chartsiri Sophonpanich dalam konferensi pers di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Desember 2019.

    Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 56/POJK.03/2016 tentang Kepemilikan Saham Bank Umum, bank asing hanya diperbolehkan untuk memiliki 40 persen daripada saham bank lokal. Artinya, Bangkok Bank telah melewati batas yang diatur OJK usai menjadi pemegang saham pengendali di Bank Permata.

    Aturan OJK ini dimaksudkan agar bank lokal tetap mampu bersaing. Selain itu, OJK berharap ketentuan ini membuat kepemilikan saham investor di bank bisa lebih tersebar (spreading). OJK juga mendorong perbankan untuk melakukan merger dan konsolidasi, sehingga bank dengan modal terbatas bisa tetap melakukan ekspansi bisnis.

    Bangkok Bank mengeluarkan dana Rp37,43 triliun untuk akuisisi 89,12 persen saham Bank Permata. Hal ini berdasarkan nilai buku Permata pada 30 September 2019, harga pembelian indikatif Rp1.498 per saham sehingga untuk kepemilikan 100 persen saham harus menyiapkan dana Rp42 triliun.

    Bangkok Bank berharap transaksi ini akan selesai pada 2020. Bangkok Bank mengantisipasi penawaran tender wajib (mandatory tender offer) untuk sisa 10,88 persen saham di Permata setelah merampungkan akuisisi saham kepemilikan sebesar 89,12 persen.

    "Transaksi akan dilaksanakan berdasarkan penilaian yang disepakati sebesar 1,77 kali lipat dari nilai buku Permata (yang masih akan disesuaikan)," ungkap Sophonpanich.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id