Anak Usaha Astra Kuasai Saham Ruas Tol Cikopo-Palimanan

    Annisa ayu artanti - 01 Desember 2019 16:55 WIB
    Anak Usaha Astra Kuasai Saham Ruas Tol Cikopo-Palimanan
    Ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali). MI/Ahmad Rofahan.
    Jakarta: Anak usaha PT Astra International Tbk, Astra Infra semakin memperkuat investasi di jalan tol melalui peningkatan kepemilikan sahamnya di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Astra Infra telah menyelesaikan proses akuisisi saham PT Lintas Marga Sedaya (LMS).

    Group CEO Astra Infra Djap Tet Fa mengatakan peningkatan kepemilikan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian pembelian 55 persen seluruh saham milik PLUS Expressways International Berhad (PEIB), a subsidiary of UEM Group Berhad di LMS oleh PT Astra Tol Nusantara (Astra Infra) melalui PT Baskhara Utama Sedaya (BUS) bersama-sama dengan Canada Pension Plan Investment Board (CPPIB).

    Dengan selesainya proses akuisisi itu, maka saham LMS kini seluruhnya dimiliki oleh Astra Infra 55 persen dan CPPIB 45 persen.

    "Kini dengan kepemilikan mayoritas 55 persen dan bersama CPPIB, Astra Infra berharap tol Cipali dapat terus mengembangkan pengelolaannya dan memberikan pelayanan terbaik menuju operational excellence," kata Djap Tet Fa dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 1 Desember 2019.

    Djap Tet Fa menjelaskan selama ini Astra Infra memiliki hubungan yang sangat baik dengan PEIB sebagai mitra sebelumnya dalam mengelola jalan tol Cipali. Kedepannya, Astra Infra juga akan berhubungan baik dengan mitra baru, CPPIB dalam mengelola jalan tol Cipali.

    "Merupakan suatu kebanggaan bagi Astra Infra dapat bermitra dengan CPPIB yang juga memiliki pengalaman dalam investasi infrastruktur jalan tol di berbagai negara. Bermitra dengan CPPIB merupakan bukti Astra ainfra menjadi partner of choice baik bagi investor dalam negeri maupun luar negeri," ungkap Djap Tet Fa.

    "Transaksi ini juga menunjukkan minat investor asing terhadap pembangunan infrastruktur nasional masih cukup tinggi," imbuh Djap Tet Fa.

    Ia pun berharap dengan terus memperkuat investasi di tol seperti ini, Astra Infra berharap dapat meningkatkan kontribusi dalam tata kelola berbagai keunggulan operasional jalan tol di Indonesia yang lebih baik.

    Ruas tol Cipali merupakan bagian penting jaringan jalan tol Trans Jawa, mengingat jalan tol sepanjang 116,8 km ini menjadi jalur utama logistik di Pulau Jawa yang menghubungkan daerah Jabodetabek dan Karawang dengan daerah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

    Selain percepatan dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional dan nasional, keberadaan jalan tol Cipali ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

    Saat ini kontribusi Astra Infra di jalur tol Trans Jawa meliputi ruas tol Tangerang-Merak (72,5 km), Cikopo-Palimanan (116,8 km), Semarang-Solo (72,6 km), Jombang-Mojokerto (40,5 km), Surabaya-Mojokerto (36,3 km) dan Serpong-Kunciran (11,1 km) yang berada di JORR 2 (Jakarta Outer Ring Road).

    Adapun dari sekitar 350 km total panjang jalan tol yang dimiliki Astra Infra, 339 km telah beroperasi dan 11,1 km (tol Serpong-Kunciran) diharapkan akan mulai beroperasi pada akhir 2019.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id