WIKA Sasar Pembangunan Infrastruktur Negara Berkembang

    Nia Deviyana - 21 Agustus 2019 13:07 WIB
    WIKA Sasar Pembangunan Infrastruktur Negara Berkembang
    WIKA sasar pembangunan infrastruktur negara berkembang, salah satunya Afrika. (FOTO: dok WIKA)
    Jakarta: PT Wijaya Karya (WIKA) Tbk membidik potensi pengembangan proyek infrastruktur dari negara-negara berkembang. Salah satunya dari Afrika.

    "Bagi kami pasar luar negeri adalah potensi yang harus diimplementasi. Masuknya WIKA di pasar infrastruktur Afrika sesuai dengan strategi bisnis WIKA yang menyasar negara-negara  berkembang yang sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur," ujar Direktur Utama WIKA Tumiyana melalui keterangan resminya, Rabu, 21 Agustus 2019.

    Untuk pembiayaan, WIKA bekerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank yang merupakan bentuk kerja sama paling tepat dalam memasuki pasar Afrika.

    Tumiyana menuturkan tantangan bersinergi dengan Indonesia Eximbank dapat terus ditingkatkan dengan semakin besarnya kemampuan Indonesia Eximbank untuk me-leverage kapasitas pembiayaan infrastruktur yang trennya semakin naik.

    "Bila itu dapat dilakukan, maka akan semakin meningkatkan peluang untuk membuka pasar lebih luas lagi bagi WIKA dan perusahaan Indonesia lainnya dalam ekspansi banyak negara, khususnya di Afrika," jelas Tumiyana.

    Sebelumnya delegasi Tanzania menyatakan puas melihat presentasi badan usaha milik negara (BUMN) infrastruktur PT Wijaya Karya Tbk mengenai proyek Lintas Rel Terpadu (LRT) di Jakarta.

    "Ini kesempatan kita membuka pasar dan menunjukkan produk infrastruktur dibangun di sana guna mendukung program pembangunan Tanzania selama 10-20 tahun ke depan. Kebetulan matching, dan kita lihat Indonesia punya kapabilitas untuk ditawarkan ke Tanzania. Namun, ini butuh waktu. Kita pelan-pelan dulu," kata Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Dar Es Salam, Tanzania, Raksa Permana Ibrahim, seusai mendampingi delegasi Tanzania melihat presentasi Wika.

    Menurut Raksa, Indonesia bisa mulai mengerjakan proyek-proyek di Tanzania dan belajar membangun bidang transportasi serta infrastruktur seperti pelabuhan, bandara, dan jalan. "Itu yang kami tawarkan kepada mereka," kata dia.

    Pimpinan delegasi Tanzania Salum Mwinyi merasa puas dengan presentasi Wika atas proyek LRT. Dia memberi sinyal ada kemungkinan bagi Wika untuk mengerjakan proyek di Tanzania.

    "Tentu ini cocok. Apalagi ibu kota Dar Es Salam, kota sangat sibuk. Wika merupakan kontraktor bagus. Saya sudah lihat kerja mereka di sini," kata Salum Mwinyi dari Zanzibar Port Corporation.

    Salum menambahkan Tanzania berencana membangun pelabuhan di Zanzibar. "WIKA tentu bisa mengerjakan itu karena bidangnya. Presiden kami mengatakan pelabuhan akan dibangun mungkin tahun ini," pungkasnya.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id