comscore

Stasiun Manggarai Perlu Perubahan Infrastruktur Demi Kurangi Penumpukan Penumpang

Hilda Julaika - 12 Juni 2022 19:30 WIB
Stasiun Manggarai Perlu Perubahan Infrastruktur Demi Kurangi Penumpukan Penumpang
Calon penumpang kereta commuter line menyeberang rel kereta di Stasiun Manggarai, Jakarta. Foto: dok MI/Ramdani.
Jakarta: Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai perlu adanya penyesuaian infrastruktur dan layanan di Stasiun Manggarai, setelah ditetapkan sebagai stasiun sentral. Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, perlu dilakukan perubahan infrastruktur.
 
"Rencana ini (stasiun sentral) harus didukung dengan perubahan layanan serta fasilitas yang menunjang. Kekhawatiran publik terkait menumpuknya penumpang di Stasiun Manggarai dapat diantisipasi dengan perubahan dari beragam infrastruktur di Stasiun Manggarai," kata Djoko kepada Media Indonesia, Minggu, 12 Juni 2022.
 
Ia menjelaskan lebih lanjut, dengan ukuran bangunan stasiun itu 100 meter x 100 meter tersebut membuat padat penumpang. Ia menyebut ini sebagai ciri khas dari stasiun modern. Namun, hal yang terpenting adalah adanya daya dukung yang memadai baik di dalam stasiun maupun di luar stasiun.
 
"Saat ini Stasiun Manggarai dinilai masih mengantongi masalah dalam infrastruktur pelayanan ke konsumen," ungkapnya.
 
Stasiun Manggarai menurutnya masih mempunyai beberapa permasalahan yang berpotensi mengganggu fungsinya sebagai stasiun sentral. Ia menyebut, permasalahan paling mendesak yakni akses menuju Stasiun Manggarai yang kurang memadai karena jalan sempit dan lingkungan sekitar yang padat, semrawut, dan tidak teratur.
 
Selain itu, terdapat beberapa titik penyempitan jalan yang menjadi penyebab kemacetan. Antara lain di terowongan lintas bawah Manggarai, area drop off depan stasiun, dan jembatan dekat pintu air.
 
"Oleh sebab itu, bila rencana ini benar terjadi (menjadi stasiun sentral), agar pemerintah menuntaskan problem tersebut lebih dahulu. Salah satunya memikirkan daya tampung dari Stasiun Manggarai," sarannya.
 
Djoko berpandangan Stasiun Manggarai adalah stasiun sentral yang pengembangannya masih memungkinkan berdasarkan pertambahan frekuensi jumlah perjalanan KA, meliputi KRL, KA Jarak Jauh, maupun Kereta Bandara. Dengan pemusatan Stasiun Manggarai, maka bottleneck berupa perlambatan headway atau kereta masuk ke stasiun berikutnya tidak akan terjadi seperti sekarang ini.
 
"Untuk mewujudkan Stasiun Manggarai sebagai stasiun pusat perlu dukungan Pemprov DKI Jakarta. Lantaran, Pemprov juga mendapat keuntungan dari adanya stasiun tersebut. Pemprov DKI Jakarta dapat bangunan stasiun yang megah dan luas," sarannya.


(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id