Transaksi TEI Virtual 2020 Capai USD1,3 Miliar

    Husen Miftahudin - 04 Januari 2021 17:48 WIB
    Transaksi TEI Virtual 2020 Capai USD1,3 Miliar
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan pameran dagang Trade Expo Indonesia (TEI) 2020 sukses membukukan nilai transaksi sebanyak USD1,3 miliar. Ajang ini dilaksanakan secara virtual pada 10-16 November 2020.

    "Transaksi TEI 2020 masih terus berjalan hingga 16 Desember 2020 pukul 13.00 WIB dengan membukukan transaksi senilai USD1,3 miliar. Nilai ini meningkat USD100 juta dari capaian transaksi yang sebelumnya kami umumkan pada 11 Desember 2020," ungkap Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Kasan dalam siaran persnya, Senin, 4 Januari 2021.

    Kasan menjabarkan bahwa total transaksi tersebut terdiri dari transaksi produk dan jasa sebesar USD1,2 miliar dan transaksi investasi sebanyak USD110 juta. Sementara total transaksi barang dan jasa meliputi perdagangan barang sebesar USD1,16 miliar dan perdagangan jasa (tenaga kerja asing terampil, jasa konstruksi, dan pemrograman komputer) sebesar USD27,22 juta.

    Sedangkan transaksi investasi mencapai USD110 juta meliputi investasi negara Jepang di bidang palm oil mill effluents (POME) sebesar USD100 juta dan investasi negara Mesir di bidang pabrik joint venture sebesar USD10 juta.

    "Pada TEI 2020 ini, minyak kelapa sawit menjadi produk unggulan Indonesia yang menempati posisi pertama perolehan transaksi produk. Transaksinya mencapai USD378,40 juta atau 31,79 persen dari total transaksi," lanjut Kasan.

    Produk-produk lainnya yang berhasil menarik minat buyers yaitu kertas dan produk kertas dengan total transaksi mencapai USD252,30 juta (21,20 persen), makanan minuman dalam kemasan USD189,30 juta (15,90 persen), produk kopi yang menghasilkan transaksi sebesar USD78,14 juta (6,56 persen).

    Kemudian industri strategis sebesar USD59,51 juta (4,92 persen), kendaraan dan suku cadang sebesar USD52,36 juta (4,40 persen), bumbu masak dan rempah USD25,25 juta (2,12 persen), rempah-rempah sebesar USD20,80 juta (1,75 persen), produk kayu ringan sebesar USD11,47 juta (0,96 persen), dan furnitur rumah tangga sebesar USD11,02 juta (0,93 persen).

    Lebih lanjut, 10 negara dengan nilai transaksi terbesar selama TEI 2020 yaitu Tiongkok sebesar USD505,01 juta (42,43 persen), Jepang USD 224,20 juta (18,84 persen), Mesir USD147,20 juta (12,37 persen), India USD107,45 juta (9,03 persen), Australia sebesar USD95,42 juta (8,02 persen), Malaysia USD21,40 juta (1,80 persen), Belanda USD19,34 juta (1,63 persen), Filipina USD16,01 juta (1,34 persen), Jerman USD14,78 juta (1,24 persen), dan Amerika Serikat USD10,62 juta (0,89 persen).

    "Sebanyak 690 pelaku usaha dan 7.459 buyers ikut berpartisipasi dalam ajang TEI 2020 ini. Buyers tersebut meliputi 3.352 buyers dari 127 negara mitra dagang dan 4.107 buyers lokal," tutup Kasan.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id