Indonesia Dukung Pembentukan Pola Kerja Baru di Pertemuan G20

    Annisa ayu artanti - 16 April 2021 17:00 WIB
    Indonesia Dukung Pembentukan Pola Kerja Baru di Pertemuan G20
    Ilustrasi bendera negara anggota G20 - - Foto: dok AFP



    Jakarta: Pemerintah mendukung pembahasan mengenai pola kerja baru dalam pertemuan G20 Second Employment Working Group (EWG). Hal ini seiring dengan perkembangan digitalisasi dan dampak pandemi covid-19  yang menciptakan double-disruption terhadap ekosistem ketenagakerjaan.
     

    "Saya mendukung Presiden Italia atas inisiasinya dalam forum EWG Employment Working Group (EWG)  II ini untuk membahas kontribusi terhadap implementasi G20 Youth Roadmap 2025 sebagaimana yang kita komitmenkan pada tahun 2020, kata Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi dalam keterangan tertulis, Jumat, 16 April 2021.  

    Anwar menjelaskan Kemnaker memiliki beberapa strategi dalam mengatasi tantangan era digitalisasi, di antaranya mengurangi kesenjangan sosial antara Usaha Besar dan Usaha Kecil Menengah.






    "UMKM perlu beralih ke dalam bentuk kewirausahaan berbasis inovasi Digital Fabrication/Talent Hub serta memprioritaskan masyarakat yang rentan seperti pengangguran, kelompok NEET (Not in Employment Education Training), penyandang disabilitas, pemuda dan wanita yang membutuhkan perlindungan sosial dan insentif lebih banyak," jelasnya.

    Menurutnya terdapat peluang bagi pemerintah untuk lebih mengembangkan daya saing pekerja agar mampu menguasai dunia digital. Adapun berbagai langkah yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan partisipasi pekerja dalam era digital, mengikutsertakan pekerja dalam program jaminan sosial publik, dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.

    Tak hanya itu, era digitalisasi juga berpengaruh terhadap situasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).Saat ini bidang ketenagakerjaan mengalami perubahan dalam kondisi kerja, jam kerja, serta lingkungan kerja yang dapat menimbulkan potensi bahaya (hazard) baru bidang K3.

    Oleh karena itu, dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang kondusif dan memastikan perlindungan ketenagakerjaan, pemerintah pun tengah menyusun kebijakan publik yang sejalan.


    "Melalui dialog sosial dengan melibatkan tripartit dalam membangun pasar kerja yang fleksibel dan menciptakan lapangan kerja berkualitas," pungkasnya.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id