BLT PPKM Darurat Idealnya Rp1,5 Juta/Bulan

    Eko Nordiansyah - 21 Juli 2021 11:16 WIB
    BLT PPKM Darurat Idealnya Rp1,5 Juta/Bulan
    Ilustrasi BLT untuk PPKM Darurat. Foto : AFP.



    Jakarta: Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga 25 Juli 2021. Perpanjangan kebijakan ini disarankan bisa dibarengi dengan penambahan program bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat.

    "Ada beberapa saran untuk antisipasi dampak perpanjangan PPKM darurat," kata Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira kepada Medcom.id, Rabu, 21 Juli 2021.

     



    Pertama, Bhima menyarankan pemerintah untuk menambah alokasi anggaran perlindungan sosial berupa Bantuan Sosial Tunai (BST). Tak cuma Rp300 ribu per bulan untuk setiap keluarga seperti yang sekarang, ia menyebut, bantuan bisa ditambah menjadi Rp1 juta hingga Rp1,5 juta untuk di Jawa-Bali.

    "Asumsinya garis kemiskinan Rp472 ribu per orang, jika satu keluarga ada tiga orang penduduk miskin maka kebutuhan hidup agar keluar dari jurang kemiskinan minimal Rp1,4 juta per bulan. Pemberian Rp300 ribu tidak manusiawi," jelas dia.

    Selain itu, ia berharap pemerintah bisa melakukan percepatan penyaluran berbagai bansos menjadi di atas 80 sampai 85 persen selama PPKM Darurat ini. Sayang saat ini penyaluran bansos seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa baru 19,4 persen dari anggaran yang telah disiapkan pemerintah.

    "Kedua, subsidi upah untuk membantu pekerja sekaligus pelaku usaha agar PHK massal bisa diminimalisir. Saran untuk subsidi upah Rp5 juta untuk tiga bulan termasuk pekerja harian lepas dan buruh sektor informal. Pendataan tidak hanya melibatkan BPJS Ketenagakerjaan, tapi juga data dari asosiasi dan serikat pekerja," ungkapnya.

    Ketiga, ia pun mengusulkan agar pemerintah memberi subsidi biaya sewa tenant di pusat-pusat perbelanjaan. Pemerintah idealnya membantu 30 hingga 40 persen dari biaya sewa selama Juli agar para pelaku usaha kecil masih tetap membayar uang sewa tempat meskipun pusat perbelanjaannya tutup.

    "Keempat, mendorong UMKM agar memanfaatkan e-commerce harus disertai dengan kebijakan konkrit seperti subsidi internet 1GB per hari di jam sibuk yakni 08.00 sampai 18.00. Bantuan lain adalah subsidi ongkos kirim untuk meningkatkan permintaan produk UMKM," pungkas dia.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id