PLN Andalkan Transformasi untuk Capai Perbaikan Finansial di 2024

    Annisa ayu artanti - 06 Juni 2021 20:01 WIB
    PLN Andalkan Transformasi untuk Capai Perbaikan Finansial di 2024
    Ilustrasi. Foto: dok. PLN



    Jakarta: PT PLN (Persero) menyatakan akan mengandalkan transformasi untuk mencapai perbaikan finansial dan operasional di 2024.

    Hal itu dikatakan Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini lantaran kondisi pandemi covid-19 yang sudah berlangsung selama lebih dari satu tahun telah memberi dampak terhadap penurunan ekonomi secara nasional, termasuk memberi dampak bagi PLN.

     



    "Melalui transformasi, PLN ingin mencapai perbaikan yang berkelanjutan, baik secara operasional maupun finansial di 2024," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 6 Juni 2021.

    Ia menjelaskan, era pandemi telah mengubah cara berbisnis serta kebiasaan dan kebutuhan hidup masyarakat. Oleh karena itu, PLN melakukan perubahan besar dalam tata kelola dan cara kerja perusahaan melalui program transformasi untuk mencapai visi sekaligus beradaptasi dengan tantangan perubahan jaman.

    Transformasi PLN tersebut dilakukan melalui beberapa aspirasi yaitu Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused. Melalui Aspirasi Green, PLN terus meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan untuk menghasilkan listrik.

    Kemudian dengan aspirasi Lean, PLN memastikan pengadaan listrik yang andal dan efisien. Sedangkan dengan aspirasi Innovative, PLN akan memperluas sumber pendapatan baru. Terakhir, Customer Focused akan menjadikan PLN sebagai pilihan nomor satu pelanggan dalam solusi energi dan mencapai 100 persen elektrifikasi.

    "Mimpi besar ini hendaknya dikawal dengan mencurahkan segenap daya upaya dan potensi yang dimiliki oleh PLN, dengan penerapan program terobosan. Ini adalah pembenahan dan pembaruan, dalam penataan dan pengembangan PLN," jelasnya.

    Lebih lanjut, ia menuturkan, hasil dari penerapan program transformasi sudah terlihat dari laba bersih PLN telah meningkat 39,3 persen dari Rp4,27 triliun pada 2019 menjadi Rp5,95 triliun pada 2020.

    Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC Indonesia) yang mengaudit Laporan Keuangan PLN tahun 2020 mengatakan bahwa Transformasi PLN memperkuat daya tahan perusahaan di situasi pandemi, bahkan membukukan peningkatan laba bersih dengan efisiensi cara kerja.

    Adapun, salah satu program terobosan yang telah didorong dan dipercepat transformasi PLN di era pandemi ini adalah Digital Power Plant.

    "Percepatan digitalisasi pembangkit ini telah dimulai PLN sejak tahun lalu, sebagai upaya meningkatkan keandalan, efisiensi, dan daya saing pembangkit PLN Group,” ungkapnya.

    Ia menyebut, total kapasitas pembangkit yang menggunakan tata kelola digital sebanyak 30 Giga Watt (GW) atau 75 persen dari total kapasitas pembangkit PLN.

    “Terobosan Digital Power Plant ini termasuk yang kami percepat prosesnya, mengingat unit-unit pembangkit listrik adalah infrastruktur utama perusahaan dalam menyediakan layanan kelistrikan bagi para pelanggan,” imbuhnya.

    Direktur Bisnis Regional Sumatera-Kalimantan PLN Wiluyo Kurdwiharto menambahkan, seluruh percepatan digitalisasi pembangkit sudah terimplementasi dengan baik. Digitalisasi sudah berjalan di 53 unit pembangkit PLN yang dijalankan anak perusahaan.

    Sebanyak 29 unit oleh PT Indonesia Power (PT IP) dan sebanyak 24 unit pembangkit oleh PT Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) yang tersebar di segenap penjuru Nusantara mulai dari Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.

    “Jumlah pembangkit terdigitalisasi terus bertambah. Digitalisasi di pembangkit lain tinggal melanjutkan sesuai timeline yang sudah ditetapkan. Karena prosesnya tinggal melanjutkan dan mempercepat, ini bisa dikatakan bahwa Program Terobosan Digital Power Plant sudah dapat dijalankan sebagai Bussiness as Usual (BAU),” jelas Wiluyo.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id