Imbas Pengetatan PPKM Mikro, Jumlah Pengangguran Bisa Naik Jadi 1,8 Juta

    Eko Nordiansyah - 24 Juni 2021 15:02 WIB
    Imbas Pengetatan PPKM Mikro, Jumlah Pengangguran Bisa Naik Jadi 1,8 Juta
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Jumlah pengangguran diprediksi kembali melonjak seiring dengan pengetatan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Apalagi sebelum ini, jumlah pengangguran akibat covid-19 sudah mencapai 1,62 juta pekerja.

    "Artinya dengan pengetatan mobilitas lagi, maka jumlah angka pengangguran karena covid-19 bisa naik ke 1,8 juta sampai dua juta orang," kata Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira kepada Medcom.id, Kamis, 24 Juni 2021.

     



    Ia menambahkan, sektor usaha yang sebelumnya ingin melakukan rekrutmen kembali karena adanya pemulihan konsumsi diperkirakan kembali mengurungkan rencananya. Dengan begitu, jumlah angkatan kerja yang tidak terserap akan menambah pengangguran.

    "Problem lain selain masalah pengangguran akibat PHK juga makin banyaknya angkatan kerja yang bergabung di pasar kerja tahun ini. Dibanding Agustus 2020 jumlah angkatan kerja meningkat sebanyak 1,59 juta orang," ungkapnya.

    Bhima menyebut, pengetatan PPKM Mikro juga akan menyebabkan jumlah karyawan yang dirumahkan akan bertambah. Sementara di sisi lain, perusahaan tentu akan memilih mempekerjakan kembali karyawan yang dirumahkan dibandingkan membuka rekrutmen baru.

    "Kondisinya cukup dilematis disaat ada 1,11 juta orang yang sementara dirumahkan karena perusahaan tutup atau beroperasi di bawah kapasitas optimum. Perusahaan pun dalam fase recovery akan mendahulukan serapan pekerja yang dirumahkan karena biaya training pekerja baru relatif lebih mahal," pungkas dia.

    Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat jumlah pengangguran akibat pandemi sudah turun 940 ribu orang menjadi 1,62 juta orang pada Februari 2021 dari 2,56 juta orang pada Agustus tahun lalu. Jumlah penduduk usia kerja yang terdampak covid-19 juga juga turun menjadi hanya 19,10 juta orang pada Februari 2021.

    Untuk bukan angkatan kerja karena covid-19 juga turun 110 ribu orang menjadi sekitar 650 ribu orang, tidak bekerja karena covid-19 turun 660 ribu orang menjadi 1,11 juta orang, dan 15,72 juta orang bekerja dengan pengurangan jam kerja karena covid-19.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id