68 Nelayan Indonesia Masih Terganjal Proses Hukum di Luar Negeri

    Antara - 23 Juni 2021 18:51 WIB
    68 Nelayan Indonesia Masih Terganjal Proses Hukum di Luar Negeri
    Ilustrasi nelayan Indonesia - - Foto: dok Antara



    Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut masih ada 68 nelayan Indonesia yang menjalani proses hukum di luar negeri karena pelanggaran melintas batas negara. Pelanggaran tersebut tergolong cukup tinggi.

    "Masih ada nelayan kita yang menjalani proses hukum di Malaysia, India, Thailand, dan Papua Nugini, sekitar 68 orang," ujar Direktur Penanganan Pelanggaran KKP Teuku Elvitrasyah dalam siaran persnya, Rabu, 23 Juni 2021.

     



    Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Antam Novambar menambahkan dalam jangka waktu tiga tahun terakhir sebanyak 140 nelayan Indonesia ditangkap di berbagai negara.

    Karena itu, KKP baru-baru ini melakukan sosialisasi tentang larangan melintas batas kepada nelayan yang digelar di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.


    "Ini upaya kami membina nelayan Indonesia agar tidak ditangkap oleh aparat negara lain karena melakukan pelanggaran lintas batas," ujarnya.

    Antam menuturkan banyaknya nelayan Indonesia ditangkap di luar negeri terjadi karena masih banyak nelayan tradisional Indonesia yang belum memahami dan mengetahui dengan jelas batas wilayah laut dengan negara lain.

    Hal tersebut, lanjutnya, disebabkan sejumlah faktor antara lain tidak dilengkapi dengan alat navigasi dan komunikasi yang memadai dan tidak memiliki peta laut.

    "Ini perlu diberikan pemahaman, baik dari sisi aturan maupun pemahaman teknis terkait dengan batas wilayah agar mereka tidak melanggar," kata Antam.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id