Pupuk Kaltim Siapkan Pupuk Urea Nonsubsidi di Sulbar

    Antara - 22 Juli 2020 19:50 WIB
    Pupuk Kaltim Siapkan Pupuk Urea Nonsubsidi di Sulbar
    Pupuk Bersubsidi. Foto : MI.
    Mamuju: PT Pupuk Kaltim menyiapkan stok pupuk urea nonsubsidi dengan merek Daun Buah di setiap distributor dan kios resmi di Provinsi Sulawesi Barat.

    Account Executive (AE) Pemasaran Pupuk Kaltim Wilayah Sulawesi Barat Rukamto mengatakan suplai pupuk urea nonsubsidi Daun Buah untuk menjaga kebutuhan pupuk bagi petani di Provinsi Sulawesi Barat. Kios resmi Pupuk Kaltim di Provinsi Sulawesi Barat kata Rukamto sebanyak 120 kios.

    "Untuk setiap kios, kami siapkan pupuk nonsubsidi minimal 500 kilogram (Kg) dan itu merupakan stok minimum," terang Rukamt dikutip dari Antara, Rabu, 22 Juli 2020.

    Dengan adanya ketentuan stok minimum 500 kg ini lanjutnya, kebutuhan petani terhadap pupuk urea nonsubsidi bisa tercukupi. "Dari sisi kemasan pun bervariatif, mulai dari kemasan kantong 50, 20, hingga lima kg," paparnya.

    Sejauh ini, pupuk urea subsidi lanjutnya, merupakan satu-satunya pupuk yang dapat menunjang kebutuhan nitrogen untuk petani di Sulawesi Barat. Namun untuk mengantisipasi terbatasnya alokasi pupuk urea subsidi nasional, maka Pupuk Kaltim kata Rukamto, telah menyiapkan pupuk urea Daun Buah nonsubsidi sebagai alternatif.

    "Kami berharap dengan ketersediaan pupuk urea Daun Buah nonsubsidi di setiap distributor dan kios resmi, bisa membantu petani di Sulbar untuk mencukupi kebutuhan pupuk," ujar Rukamto.

    Untuk memperoleh pupuk urea Daun Buah nonsubsidi kata dia, tidak sama dengan cara memperoleh pupuk urea subsidi. "Pupuk urea nonsubsidi itu dijual secara bebas, beda dengan pupuk urea subsidi yang sudah ada regulasinya," jelas Rukamto.

    Sesuai Permentan Nomor 10 Tahun 2020, penyaluran pupuk bersubsidi ke petani harus menggunakan Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) serta memperhatikan kuota atau alokasi yang telah ditetapkan di setiap daerah.

    "Penyaluran pupuk, khususnya subsidi, harus berdasarkan ketentuan yang berlaku, tidak hanya E-RDKK tapi SK Alokasi di setiap kabupaten juga harus ada. Kami tidak bisa menyalurkan kalau alokasinya tidak ada atau habis," terang Rukamto.

    Dari segi mutu kata Rukamto, tidak perlu diragukan lagi karena pupuk urea Daun Buah nonsubsidi memiliki standar internasional, telah bersertifikat SNI dan sering diekspor ke luar negeri.

    "Pola pemberian subsidi pupuk di negara luar sedikit berbeda jika dibandingkan di Indonesia. Di Indonesia, petani masih banyak yang mengandalkan pupuk subsidi sebagai solusi pemupukan untuk tanaman," jelas Rukamto.

    Ia menjelaskan bahwa kandungan nitrogen pada pupuk urea dan NPK sangat diperlukan oleh setiap tanaman, khususnya pada masa pertumbuhan.

    "Zat nitrogen juga bisa membantu metabolisme tanaman, mempercepat pertumbuhan dan perkembangan cabang, jumlah anakan dan membuat daun menjadi lebih segar, hijau dan rimbun," jelasnya.

    Ia juga menegaskan bahwa salah satu faktor peningkatan produktivitas tidak hanya dari penggunaan pupuk, tapi juga dari metode pengelolaan lahan dan pemilihan benih, hingga pola waktu pemberian pestisida yang tepat.

    "Banyaknya faktor yang memengaruhi produktivitas tanaman menuntut agar petani benar-benar paham akan hal tersebut," ujarnya.

    Pupuk Kaltim yang merupakan anak usaha Pupuk Indonesia tambahnya, juga mempunyai tenaga lapangan yang handal untuk setiap kabupaten di Sulawesi Barat.

    "Tenaga lapangan ini siap memberikan arahan dan masukan terkait penggunaan pupuk yang tepat. Tenaga lapangan sudah sering membantu pengawasan dalam penyaluran pupuk urea bersubsidi di Provinsi Sulawesi Barat, sehingga pengalaman mereka dalam penggunaan pupuk tidak diragukan lagi," urainya.

    "Jadi, jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga lapangan kami. Mereka siap untuk membantu petani karena mereka memang ditugaskan untuk itu," ujar Rukamto.


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id