Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Beri Efek Luar Biasa

    Antara - 07 Juli 2020 10:54 WIB
    Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Beri Efek Luar Biasa
    Ilustrasi Jalan Tol. Foto : Jasa Marga.
    Balikpapan: Keberadaan jalan tol Balikpapan-Samarinda akan memberikan dampak ikutan yang luar biasa. Manfaat kepada pengguna adalah adanya penghematan BBM dan waktu di jalan.

    "Yang dapat saya sebutkan di sini terutama penghematan waktu di jalan dan penghematan BBM," kata Direktur Keuangan dan Administrasi PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda (JBS) Adik Suprianto dikutip dari Antara, Selasa, 7 Juli 2020.

    PT JBS adalah pengelola jalan tol yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 19 Desember 2019. Dengan fisik jalan yang relatif lurus dan pandangan yang lapang, sesuai namanya, kendaraan dapat melaju kencang di jalan tol dengan aman. Pada kecepatan tinggi yang konstan, kendaraan akan hemat bahan bakar. Tentu saja tujuan akan lebih cepat dicapai.

    "Kalau cepat sampai, artinya juga hemat waktu, hemat tenaga. Waktu yang sudah dihemat bisa digunakan untuk mengerjakan hal lain atau ke tujuan lain. Efisien," lanjut Suprianto.

    Apalagi kalau sedang perlu waktu. Karena keterbatasan rute saat awal wabah covid-19 lalu, misalnya, sejumlah penumpang tujuan Banjarmasin terpaksa memilih mendarat di Bandara APT Pranoto di Samarinda, dan melanjutkan dengan penerbangan sore hari ke Banjarmasin dengan pesawat terakhir.

    "Tiba di Samarinda pukul 11.00, pesawat di Balikpapan berangkat pukul 15.30, hanya ada waktu sekitar tiga jam untuk mencapai Balikpapan," kata Naina, manajer perusahaan produk makanan dari Banjarmasin yang pulang dari rapat perusahaannya di Surabaya.

    Dengan kemacetan di awal masuk Samarinda dari arah bandara, dan kemudian di Jembatan Mahakam, maka hampir tidak mungkin mencapai Balikpapan tepat waktu untuk check in dan ikut terbang.

    "Untung ada tol. Lebih kurang dua jam saya sudah di Bandara Sepinggan, pukul 14.30. Dari Bandara Samarinda pukul 12.00 naik travel-Avanza,” kenang Naina. Waktu tempuh di jalan tol sendiri kurang dari satu jam, dari Gerbang Tol di Palaran hingga Samboja. Tiket pesawat seharga dua kali lipat dari biasanya pun bisa dimanfaatkan. Setelah itu Bandara Sepinggan pun ditutup.

    Sebab jalannya yang bebas hambatan, datar, dan tikungan-tikungan yang mengikuti gaya lebam, kendaraan jadi lebih awet. Kendaraan yang awet biaya perawatannya jadi lebih murah.

    "Apalagi kalau sudah terbuka akses oleh tol ini, bisa dikembangkan kawasan pemukiman baru di sekitarnya. Kalau sudah bicara pemukiman, dengan sendirinya semua mengikuti. Perumahan akan perlu tenaga kerja di masa pembangunannya, perlu bahan bangunan, sudah jadi nanti akan perlu listrik, air, telepon, internet, perlu toko dan warung untuk kebutuhan sehari-hari. Membuka kesempatan dan peluang baru," ujar dia.

    Singkatnya, tegas dia, jalan tol adalah pendorong pertumbuhan ekonomi, juga meningkatkan pendapatan daerah antara lain dengan pembayaran PBB dan pajak reklame.

    Kemudian, jalan tol Balikpapan-Samarinda dibangun dengan sebagian besar dana investasi dan tidak hanya mengandalkan APBN. PT JBS berinvestasi pada Seksi II, III, dan IV sementara pemerintah mengerjakan Seksi I dan V dengan total sepanjang 33,11 km.

    Suprianto menuturkan mulanya biaya pembangunan Seksi II, III, dan IV sebesar Rp10 triliun, namun belakangan meningkat karena melewati lahan yang tanahnya lunak, sehingga perlu pengerasan jalan berkali-kali dan menyebabkan tambahan investasi.

    Dengan asumsi lalu lintas di tol mencapai 10 ribu kendaraan per hari, lalu masa konsesi yang 40-45 tahun, plus tambahan investasi karena kondisi tanah lunak, dengan tarif Rp1.000 per km untuk kendaraan Golongan I (sedan, minibus, truk kecil), maka tingkat pengembalian investasinya tidak mungkin sesuai dengan rencana.

    "Jadi tarif Rp1.000 per km itu sudah dihitung benar-benar," kata Suprianto.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id