Kebijakan Kerja di Rumah Bantu Minimalisir Dampak Ekonomi

    Annisa ayu artanti - 17 Maret 2020 12:08 WIB
    Kebijakan Kerja di Rumah Bantu Minimalisir Dampak Ekonomi
    Wabah Virus Korona yang menyebabkan pegawai boleh kerja dari rumah. Foto : AFP.
    Jakarta: Kebijakan kerja dari rumah atau (work from home/WFH) yang diberlakukan beberapa kantor, instansi, dan lembaga dinilai dapat membantu dampak ekonomi yang diakibatkan oleh penyebaran virus korona (covid-19).

    Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan penerapan kebijakan WFH ini diperkirakan mampu mencegah penyebaran covid-19 lebih luas karena para pegawai dapat meminimalisir kontak dengan orang lain dan mampu menjalankan social distancing secara optimal.

    baca :
    Erick Thohir Bolehkan Pegawai Kementerian BUMN Kerja dari Rumah

    WFH, bagi beberapa perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dari pegawainya karena dapat mengurangi waktu perjalanan dari beberapa pegawainya.

    Lalu, berkurangnya waktu perjalanan dari para pegawai dapat meningkatkan produktivitas dari pegawai itu sendiri sehingga kinerja dari perusahaan yang mampu menerapkan kebijakan WFH kepada pegawainya akan meningkat.


    "Dengan pencegahan penyebaran lebih lanjut ini maka dampak ekonomi dari covid-19 dapat dibatasi secara optimal," kata Joshua kepada Medcom.id, Selasa, 17 Maret 2020.

    Namun diakuinya, tidak semua perusahaan dapat menerapkan kebijakan ini. Beberapa perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur, pertambangan, pertanian, dan pariwisata tidak bisa menerapkan WFH. Oleh karena itu, katanya, pemerintah untuk mencegah penyebaran virus di sektor-sektor tersebut.

    "Perlu langkah-langkah lain untuk mencegah penyebaran covid-19 untuk pekerja di sektor tersebut, yang mana di antaranya penyediaan fasilitas kebersihan di area kerja," tukasnya.

    Semakin meluasnya penyebaran virus yang berasal dari Wuhan Tiongkok tersebut pemerintah akhirnya mengambil kebijakan untuk menjaga jarak. Salah satunya beraktivitas dari rumah untuk sementara waktu.


    "Ini saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," kata Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 15 Maret 2020.

    Dia menginstruksikan kepala daerah mengatur aparatur sipil negara (ASN) agar bisa bekerja dari rumah untuk menekan penyebaran virus. Instruksinya ini telah dijalankan sejumlah kementerian/lembaga dan beberapa daerah.

    "Buat kebijakan tentang sebagian ASN bisa bekerja dari rumah dengan menggunakan interaksi online," ujar Jokowi.






    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id