Transaksi Nontunai SPBU Meningkat Selama Pandemi

    Daviq Umar Al Faruq - 08 Agustus 2020 18:47 WIB
    Transaksi Nontunai SPBU Meningkat Selama Pandemi
    Ilustrasi transaksi non tunai di SPBU/MOR V Pertamina - - Foto: Medcom/ Daviq Umar
    Jakarta: Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji mengatakan transaksi nontunai di 80 SPBU di wilayah Malang Raya, Jawa Timur, meningkat hampir tiga kali lipat. Peningkatan transaksi cashless via aplikasi My Pertamina ini menanjak selama pandemi covid-19.

    “Peningkatan transaksi nontunai menjadi hampir tiga kali lipat lebih ini, menjadi indikasi bahwa konsumen SPBU di Malang Raya sudah mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru, untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarganya,” kata Rustam dalam keterangan resmi, Sabtu, 8 Agustus 2020.

    Rustam menjelaskan Pertamina melakukan uji coba pemberlakuan transaksi nontunai di wilayah tersebut untuk mendukung regulasi adaptasi kebiasaan baru. Hal itu tertuang Peraturan Wali Kota Malang Nomor 19 Tahun 2020 tentang Pedoman Penerapan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Kota Malang.

    Aturan tersebut mengutamakan pembayaran dengan cara nontunai di tengah masyarakat. Selain itu, Pertamina juga mendukung program Bank Indonesia dalam menggalakkan Gerakan Nasional NonTunai (GNTT) yang mendorong agar transaksi jual beli dilakukan secara nontunai.

    "Menyikapi hal tersebut, Pertamina berupaya untuk tetap berpartisipasi aktif dalam pencegahan penularan covid-19 dan siap mendukung GNTT," ungkapnya.

    Sebelum program SPBU PSBB dijalankan, transaksi nontunai di Malang Raya rata-rata-rata sekitar 878 transaksi per hari. Setelah dilaksanakan program PSBB fase pertama dalam satu bulan ini, transaksi nontunai meningkat 185 persen, atau menjadi sekitar 2.500 transaksi nontunai per hari.

    "Bahkan pada minggu ke-3 Juli, rata-rata transaksi nontunai di SPBU se-Malang Raya mencapai lebih dari 3.000 transaksi per hari," tambah dia.

    Selain di Malang Raya (Kab. Malang, Kota Malang, Kota Batu), program ini juga dilaksanakan di 182 SPBU lain di wilayah Sales Area Malang. SPBU tersebut tersebar di Banyuwangi, Jember, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Situbondo dan Bondowoso.
    Tidak hanya peningkatan transaksi cashless di SPBU Malang Raya, Pertamina juga mencatat adanya kenaikan konsumsi BBM seperti Pertalite yang meningkat 10 persen dari total konsumsi pada Juni sebesar 21.000 KL (Kilo Liter) menjadi 23.000 KL pada Juli. 
     
    Untuk Pertamax yang meningkat 14 persen dari total konsumsi pada Juni sebesar 4.300 KL menjadi 4.900 KL pada Juli. Pada bahan bakar Diesel, tercatat kenaikan konsumsi pada Dexlite sebesar 32 persen dari total konsumsi pada Juni sebesar 316 KL menjadi 420 KL, serta Pertamina Dex meningkat 16 persen dari total konsumsi pada Juni sebesar 202 KL menjadi 235 KL.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id