Pemerintah Batasi Komisi Mitra Digital di Pelatihan Kartu Prakerja

    Antara - 07 Agustus 2020 22:16 WIB
    Pemerintah Batasi Komisi Mitra Digital di Pelatihan Kartu Prakerja
    Ilustrasi Kartu Prakerja - - Foto: dok Antara
    Jakarta: Pemerintah membatasi komisi atau biaya jasa dari mitra platform digital kepada lembaga pelatihan maksimal 15 persen dalam program Kartu Prakerja. Ketentuan itu ditetapkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

    "Kenapa 15 persen? Karena ini sudah lazim ditetapkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah atau LKPP, ini berdasarkan arahan LKPP," kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UKM Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahuddin dikutip dari Antara, Jumat, 7 Agustus 2020.
     
    Ia menjelaskan semula batas atas komisi 15 persen itu diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja. Namun, aturan itu mendapat sorotan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kementerian/lembaga lain yang menyangkut pengawasan.
     
    Sementara itu, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja Denny Puspa Purbasari menambahkan selama gelombang I-III, salah satu mitra platform digital terbesar dan Disnaker milik Kementerian Ketenagakerjaan menerapkan komisi nol persen.
     
    Selain itu, satu platform lain menerapkan komisi mulai nol persen untuk layanan dasar yang diberikan. "Karena kebanyakan nol persen dan mereka paling laku dibeli masyarakat, maka ketika kami melakukan pembobotan atau penghitungan terhadap rata-rata komisi itu angkanya relatif rendah dan ini masih dinamis," tambahnya.
     
    Ia mengakui ada beberapa platform digital yang tidak hanya sebagai e-marketplace, tapi juga membantu penyusunan modul, memproduksi video atau proses produksi, bahan pelatihan hingga sarana prasarana.

    "Sehingga di situ perlu ada pengaturan lebih lanjut. PMO perlu pelajari dengan baik supaya kami bisa pastikan regulasi tidak dilanggar platform digital," pungkas dia. 

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id