Kartu Prakerja Diklaim Tepat Sasaran

    Eko Nordiansyah - 04 September 2020 15:54 WIB
    Kartu Prakerja Diklaim Tepat Sasaran
    Ilustrasi Kartu Prakerja - - Foto: dok Antara
    Jakarta: Pelaksanaan program Kartu Prakerja diklaim sudah tepat sasaran dari aspek penerima. Berdasarkan hasil survei evaluasi I terhadap lebih dari 450 ribu penerima Kartu Prakerja, sekitar 90 persen peserta adalah pengangguran serta merupakan pekerja informal dan pekerja terdampak covid-19.

    Dari aspek pelatihan, Kartu Prakerja diklaim sudah tepat mutu, tepat harga, dan juga tepat substansi. Hal ini ditunjukkan dari 85 persen peserta menyatakan bahwa pelatihan yang diperoleh meningkatkan kompetensinya, baik itu skilling, reskilling, upskilling.

    "Kemudian dari aspek insentif, Kartu Prakerja tepat jumlah dan tepat waktu, sebab dilihat dari pemanfaatan insentif tersebut oleh peserta dipergunakan untuk keperluan pokok sehari-hari," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 4 September 2020.

    Pelaksanaan program ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2020 sebagai penyempurnaan ketentuan yang sebelumnya diatur dalam Perpres Nomor 36 Tahun 2020, serta Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020 sebagai aturan pelaksanaan Perpres tersebut.

    "Perubahan ini menjaga tata kelola, jadi secara akuntabilitas bisa dipertanggungjawabkan bersama-sama," ungkapnya.


    Sejak dimulai pada 11 April 2020, pendaftaran Program Kartu Prakerja mendapatkan respons yang positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk mengikuti program ini.

    Pendaftaran kartu prakerja di situs resmi sampai saat ini telah mencapai 15,9 juta orang. Dari enam gelombang pendaftaran, telah ditetapkan sebanyak tiga juta orang penerima Kartu Prakerja dari 34 provinsi se-Indonesia. Sebanyak 849.921 orang telah menyelesaikan pelatihan pertamanya dan 610.563 orang telah menerima insentif.

    Selanjutnya, dalam ekosistem Program Kartu Prakerja, sekarang terdapat tujuh platform digital, empat mitra pembayaran dan 165 lembaga pelatihan yang menyediakan lebih dari 2.000 jenis pelatihan.

    "Jumlah ini akan terus meningkat seiring bertambahnya mitra dan jenis pelatihan yang akan divalidasi Manajemen Pelaksana, dan juga akan dinamis berkembang sesuai perkembangan di lapangan," imbuh Susiwijono. 


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id