Produksi Freeport di Atas Ekspektasi saat Pandemi

    Suci Sedya Utami - 15 Mei 2020 15:12 WIB
    Produksi Freeport di Atas Ekspektasi saat Pandemi
    Ilustrasi Freeport - - AFP
    Jakarta: Pandemi covid-19 di Tanah Air tidak mengganggu operasional dan produksi PT Freeport Indonesia (PTFI). Produksi perusahaan tambang yang saham mayoritasnya dimiliki oleh Indonesia tersebut mencatatkan kinerja positif sepanjang kuartal I-2020.

    Direktur Utama Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) atau MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan pada kuartal I, produksi emas dan tembaga Freeport melebihi target per kuartal yang telah ditentukan.

    "Secara internal kami dapat laporannya bahwa operasinya lebih baik dari ekspektasi. Produksinya sedikit di atas 100 persen. Tapi itu sudah melampaui target," kata Orias dalam virtual conference, Jumat, 15 Mei 2020.

    Orias menjelaskan produksi yang melebihi target tersebut dikarenakan adanya pembatasan gerak masyarakat di tengah covid-19. Para karyawan menjadi lebih fokus menjalankan kegiatan produksi karena pembagian shift diperketat khususnya di area tambang Tembagapura.

    Meski demikian produksi PTFI baru akan full pada 2023. Tahun ini produksi diperkirakan berkurang lantaran masa transisi dari tambang terbuka ke tambang bawah tanah, sehingga realisasinya diperkirakan sebesar 70 persen.

    "Karena karyawan biasanya shift, dia turun ke bawah, itu sekitar 100 kilo ke atas. Sekarang mereka enggak turun, dan stay di sana terus," jelas Orias.

    Sebelumnya, PTFI mengakui produksi dalam bentuk bijih mineral (ore) mengalami penurunan karena perpindahan kegiatan tambang. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan sudah tidak ada lagi kegiatan penambangan di tambang Grasberg. Proses penambangan terbuka telah selesai pada tahun lalu dan beralih ke tambang bawah tanah.

    "Penambangan bawah tanah yang kami sedang kembangkan di bawah, persis di open pit. Sehingga untuk dapat dibangun sepenuhnya kegiatan di atasnya harus berhenti dan menyebabkan produksi kami tabunu dan kini berkurang 50 persen," kata Tony pada Februari lalu.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id