Infrastruktur Bisa Bikin RI Loncat dari Jebakan Kelas Menengah

    Suci Sedya Utami - 12 Juli 2020 09:50 WIB
    Infrastruktur Bisa Bikin RI Loncat dari Jebakan Kelas Menengah
    Proyek Infrastruktur. Foto : Medcom.
    Jakarta: Pemerintah meyakini pembangunan infrastruktur bisa menyelamatkan Indonesia dari jebakan middle income trap atau negara berpendapatan menengah. Oleh karenanya, pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur lebih masif.

    Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur DJPPR Kementerian Keuangan Brahmantyo Isdijoso mengatakan Indonesia harus memanfaatkan infrastruktur untuk melepaskan diri dari jebakan middle income trap.

    Keseriusan pemerintah dalam membangun infrastruktur dibuktikan oleh peningkatan stok atau ketersediaan infrastruktur terhadap produk domestik bruto. Di 2015, stok infrstruktur berada pada posisi 35 persen dan meningkat ke 43 persen di akhir 2019.

    "Kita sudah punya pengalaman sampai 2019 akhir, kita punya modal cukup untuk menjadi bekal melakukan jump start keluar dari middle income trap," kata  Brahmantyo dalam webinar, Sabtu, 11 Juli 2020.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad pun mengatakan kehadiran infrastruktur dapat menciptakan permintaan dan ujungnya akan mendorong perekonomian dalam skala besar Kehadiran infrastruktur bisa menciptakan kegiatan ekonomi baru yang tentunya diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar infrastruktur tersebut dibangun.

    "Kalau dilihat ekonominya besar sekali potensinya, dia menarik demand," jelas Tauhid.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kenaikan status Indonesia oleh Bank Dunia dari middle income country ke upper middle income country menjadi tantangan bagi pemerintah untuk terus menjaga perekonomian ke depannya.

    Sebab, menurut Ani sapaan akrab dirinya, untuk bisa naik kelas lagi ke level high income bukan perkara mudah. Banyak negara yang telah berada di level upper middle income country tidak bisa beranjak dari level tersebut hingga tiga dekade.

    Bahkan negara seperti Tiongkok, Malaysia, Brasil, hingga Thailand pun terperangkap dalam level tersebut. Hanya sedikit negara seperti Singapura dan Korea Selatan yang bisa keluar dari jebakan tersebut.

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id