4 Faktor yang Buat Daya Saing RI Merosot

    Husen Miftahudin - 17 Juli 2020 12:25 WIB
    4 Faktor yang Buat Daya Saing RI Merosot
    Managing Director Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI) Toto Pranoto. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.
    Jakarta: International Institute for Management Development (IMD) World Competitiveness Yearbook (WCY) 2020 menilai ada empat faktor utama yang membuat daya saing Indonesia merosot, yakni kinerja perekonomian, efisiensi pemerintahan, efisiensi bisnis, dan infrastruktur.

    Managing Director Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI) Toto Pranoto mengatakan Indonesia mengalami penurunan peringkat pada keempat komponen utama tersebut.

    "Peringkat kinerja perekonomian Indonesia di 2020 berada pada posisi 26, sedikit menurun dibandingkan 2019 di posisi 25," ujar Toto dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Jumat, 17 Juli 2020.

    Peringkat efisiensi pemerintahan juga mengalami penurunan dari 25 pada 2019 menjadi 31 pada 2020. Peringkat infrastruktur Indonesia beranjak dari posisi 53 di 2019 menjadi posisi 55 pada 2020. Di sisi lain, komponen yang mengalami penurunan paling drastis adalah efisiensi bisnis yang menurun dari peringkat 20 di 2019 menjadi 31 pada 2020.

    Sementara itu, Koordinator Riset IMD WCY Willem Makaliwe menjelaskan aspek yang menjadi kekuatan pada komponen kinerja perekonomian yakni pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), kestabilan harga bahan bakar, dan pertumbuhan investasi.

    Pada komponen efisiensi pemerintahan, aspek yang menjadi faktor kekuatan meliputi penerimaan pajak dan peningkatan jaminan sosial.

    "Pada komponen efisiensi bisnis, faktor yang menjadi kekuatan adalah pada biaya upah pegawai/karyawan yang cukup kompetitif, remunerasi profesional, serta akses pada layanan keuangan," urai Willem.

    Sedangkan penilaian komponen Infrastruktur faktor yang menjadi kekuatan adalah pada komponen biaya telekomunikasi seluler dan rasio pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT).

    Diketahui, berdasarkan penilaian International Institute for Management Development (IMD) World Competitiveness Ranking 2020, peringkat daya saing Indonesia turun ke posisi 40 dari 63 negara.

    "Hasil penilaian peringkat daya saing menempatkan Indonesia pada posisi ke 40 dari total 63 negara yang dipilih menurut hasil World Competitiveness Yearbook (WCY) 2020," kata Group Head of Research Division LM FEB UI Bayuadi Wibowo.

    Posisi peringkat Indonesia di 2020 tersebut sedikit mengalami penurunan dari posisi di 2019 yaitu di peringkat 32. "Namun Indonesia tetap berada pada posisi 11 dari 14 negara, di atas India dan Filipina," pungkas Bayuadi.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id