comscore

Didominasi Timah, Pembiayaan Resi Gudang KBI Kuartal I Tumbuh 1.283%

Ade Hapsari Lestarini - 08 April 2022 12:50 WIB
Didominasi Timah, Pembiayaan Resi Gudang KBI Kuartal I Tumbuh 1.283%
Resi Gudang Kliring Berjangka Indonesia. Foto: dok KBI.
Jakarta: PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) mencatat pembiayaan resi gudang mencapai Rp278 miliar atau mengalami pertumbuhan 1.283 persen pada kuartal I-2022 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp20,1 miliar.

KBI yang merupakan Pusat Registrasi Resi Gudang itu juga mencatat, dari sisi jumlah registrasi, sampai dengan kuartal I resi gudang (RG) yang diregistrasi mencapai 146 RG yang terdiri dari enam komoditas, dengan volume 3,1 juta kilogram (kg) dengan nilai barang mencapai Rp306 miliar.
Sementara itu, dari sisi komoditas, Resi Gudang komoditas timah mendominasi jumlah registrasi mencapai 92 RG dengan volume 463.125 kg senilai Rp265 miliar. Sedangkan dari sisi pembiayaan, Resi Gudang timah di kuartal I-2022 ini mencapai Rp176 milliar. Selain komoditas timah, beberapa komoditas lain yang masuk dalam resi gudang di kuartal I-2022 meliputi ayam karkas beku, gabah, beras, rumput laut, dan ikan.

Adapun sepanjang 2021, jumlah resi gudang yang diregistrasi mencapai 633 RG dari 12 komoditas, dengan volume barang mencapai 13,9 juta kg dan nilai pembiayaan sebesar Rp277,395 miliar.

"Pertumbuhan pemanfaatan Resi Gudang tentunya menjadi awal yang positif dalam Sistem Resi Gudang di Indonesia. Indonesia memiliki potensi besar dalam hal pemanfaatan resi gudang. Kami proyeksikan, ke depan pemanfaatan resi gudang akan terus tumbuh. Untuk itu, kami sebagai pusat registrasi resi gudang, juga terus meningkatkan layanan prima untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pemilik komoditas di Indonesia," ungkap Direktur Utama Kliring Berjangka Indonesia Fajar Wibhiyadi, dalam keterangan resminya, Jumat, 8 April 2022.

Dia menuturkan, dominasi komoditas timah menjadi hal positif bagi perdagangan komoditas. Bagi pemilik komoditas khususnya eksportir, pemanfaatan resi gudang ini akan memberikan likuiditas pembiayaan. Hal ini karena produksi timah dilakukan setiap hari, sedangkan pengiriman ekspor bergantung terhadap trasportasi kapal laut yang hanya merapat di pelabuhan pada waktu-waktu tertentu.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 14 tahun 2021 yang merupakan perubahan Peraturan Menteri Perdagangan No 33 tahun 2020 tentang Barang dan Persyaratan Barang yang dapat disimpan dalam Sistem Resi Gudang, komoditas yang dapat masuk ke Sistem Resi Gudang meliputi beras, gabah, jagung, kopi, kakao, karet, garam, lada, pala, ikan, bawang merah, rotan, teh, rumput laut, gambir, timah, gula kristal putih, kedelai, serta ayam karkas beku.

"Kami proyeksikan pembiayaan Resi Gudang di 2022 ini mencapai lebih dari Rp500 miliar. Untuk itu, kami bersama dengan pemangku kepentingan lain akan terus melakukan sosialisasi, baik kepada kalangan usaha, pemerintah daerah maupun pemilik komoditas," pungkasnya.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id