comscore

Pemerintah Bentuk Tim Persiapan Pengembangan Pembangkit Nuklir

Antara - 17 Januari 2022 19:14 WIB
Pemerintah Bentuk Tim Persiapan Pengembangan Pembangkit Nuklir
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga nuklir - - Foto: dok AFP
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membentuk tim persiapan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Opsi penggunaan energi nuklir direncanakan mulai 2045 dengan kapasitas 35 gigawatt hingga 2060.

"Sekarang sudah terbit Keputusan Menteri ESDM untuk pembentukan tim terkait dengan persiapan penyusunan kelembagaan dari pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir," kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Dadan Kusdiana, Senin, 17 Januari 2022.
Dalam membangun PLTN bersis komersial, pemerintah telah menjalin kerja sama internasional. Pada 2021, Kementerian ESDM melakukan pendataan terhadap beberapa vendor dan teknologi yang bisa dipakai untuk PLTN skala kecil.

Hal ini sejalan dengan target yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Bahkan, pemerintah sudah melakukan berbagai kajian dan studi terkait rencana pembangunan pembangkit listrik nuklir di wilayah Bangka Belitung dan Kalimantan.

"Belum ada penunjukan lokasinya itu di mana sampai sekarang," ujar Dadan.

Adapun nilai investasi pembangunan PLTN bergantung dari kelas pembangkit, teknologi yang dipakai, dan kapasitas listrik yang dihasilkan. Ada pihak yang menyebutkan bahwa harga listrik nuklir cukup menarik berada pada angka 9-10 sen dolar AS per kWh. Bahkan, ada pula yang mengatakan bisa mencapai tujuh sen dolar AS per kWh.

"Dari sisi harga sebetulnya sudah mulai cukup menarik, tapi dari pemerintah sesuai dengan regulasi yang sekarang bahwa kebijakan ini adalah memastikan bahwa secara teknologi ini harus yang proven dan sudah ada contoh secara komersialnya," tambah dia.
 

Berikut poin pengembangan energi nuklir dalam RPJMN 2020-2024:

  1. penelitian
  2. pengembangan
  3. mendorong penguasaan teknologi
  4. membangun kerja sama
  5. melakukan analisis multi kriteria
  6. menyusun peta jalan energi nuklir


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id