Komoditas Sawit Topang Perekonomian RI saat Pandemi

    Antara - 31 Maret 2021 20:50 WIB
    Komoditas Sawit Topang Perekonomian RI saat Pandemi
    Ilustrasi petani sawit Indonesia - - Foto: MI/ Aris Munandar



    Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut industri kelapa sawit di Indonesia menjadi penopang perekonomian nasional di masa pandemi. Hal ini seiring tingginya ekspor kelapa sawit yang berimbas langsung terhadap masyarakat petani.

    Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Kementerian Perdagangan Asep Asmara menyebutkan nilai ekspor produk kelapa sawit meningkat pada masa pandemi di 2020 dibandingkan dengan 2019. Nilai ekspor produk kelapa sawit mencapai USD21 miliar atau menyumbang 13,5 persen terhadap total ekspor nonmigas atau 12,86 persen dari total ekspor Indonesia.






    Kemudian industri kelapa sawit juga menyerap 5,3 juta tenaga kerja. Sebanyak 21,2 juta petani dan keluarganya menggantungkan hidup pada industri sawit berkat harga kelapa sawit yang stabil.

    "Pihak Uni Eropa yang mengklaim industri sawit kita dari segi lingkungan dan kesehatan, nyatanya mampu memberikan sumber penghasilan bagi masyarakat," kata Asep dalam sebuah webinar di Jakarta, Rabu, 31 Maret 2021.


    Luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia 14,72 juta hektare yang tersebar di 190 kabupaten. Oleh karena itu kelapa sawit mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

    Dia menyebut 82 persen kebutuhan kelapa sawit global dipasok oleh Indonesia dan Malaysia. Dari jumlah tersebut, Indonesia merupakan produsen sekaligus pemasok kelapa sawit terbesar di dunia dengan 56 persen pasokan sawit global berasal dari Indonesia.

    "Industri sawit konsisten menjadi penyumbang devisa negara baik sebelum, maupun saat pandemi berlangsung," ujarnya.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id