Kenaikan Cukai Dikhawatirkan Menambah Pengangguran

    Eko Nordiansyah - 23 November 2020 17:29 WIB
    Kenaikan Cukai Dikhawatirkan Menambah Pengangguran
    Ilustrasi industri rokok. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami
    Jakarta: Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP-RTMM-SPSI) kembali meminta pemerintah untuk tidak menaikkan tarif cukai segmen Sigaret Kretek Tangan (SKT) pada 2021.

    Ketua Umum FSP-RTMM-SPSI Sudarto berharap agar kenaikan tarif cukai segmen rokok mesin di bawah 10 persen atau single digit. Hal ini demi menjaga keberlangsungan industri hasil tembakau dan juga tenaga kerja. Terlebih, saat ini kondisi IHT terpuruk akibat kenaikan cukai tinggi pada 2020, serta situasi pandemi covid-19.

    "Saya setuju supaya cukai untuk SKT tidak usah dinaikkan. Sehingga, mereka yang bekerja sekarang ini masih bertahan, jadi tidak menambah pengangguran," kata Sudarto dalam keterangan resminya, Senin, 23 November 2020.

    Menurutnya, tenaga kerja rokok adalah korban paling rentan jika ada kenaikan tarif cukai SKT pada 2021. Sudarto mengharapkan kepedulian pemerintah sebagai bukti perlindungan kepada pekerja. Apalagi bagi perusahaan yang bisa menyerap tenaga kerja, harus diupayakan untuk tidak mengurangi tenaga kerja.

    "Mereka semua tulang punggung keluarga. Realitas dalam regulasi tentang IHT, suka tidak suka telah menghantam kepastian pekerja rokok. Khususnya sektor SKT yang merupakan sektor padat karya menyerap tenaga kerja besar, serta termasuk pembangkit ekonomi daerah," ungkapnya.

    Sementara itu, pengamat ketenagakerjaan Payaman Simanjuntak menyatakan meski pemerintah sudah melakukan berbagai usaha, tapi hal tersebut belum menolong menanggulangi masalah pengangguran. Oleh karena itu, upaya untuk tidak menambah PHK harus dilakukan pemerintah.

    "Kesempatan kerja yang sudah ada harus bisa dipertahankan untuk tidak menambah PHK. Sehingga usaha yang ada saat ini yang masih bisa menampung harus dipertahankan," jelas Payaman.

    Ia mengaku setuju agar cukai untuk SKT tidak perlu dinaikkan sehingga mereka yang bekerja sekarang ini masih bertahan. Bahkan jika memungkinkan, perusahaan perlu didorong untuk menciptakan lapangan pekerjaan di masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini.

    "Pemerintah harus berupaya tidak menambah pengangguran. Dunia usaha justru harus didorong supaya bisa merekrut yang baru. Paling sedikit mempertahankan mereka yang sudah bekerja," pungkas dia.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id